Penularannya Menggila, COVID-19 Jangkiti 146 Penghuni di Lapas Kelas I A Rajabasa
Rabu, 26 Mei 2021 - 08:02 WIB
loading...
Kasus penularan COVID-19 di Lapas Kelas I A Rajabasa Bandar Lampung, terus bertambah. Foto/iNews TV/Andres Afandi
A
A
A
BANDAR LAMPUNG - Kasus penularan COVID-19 di Lapas Kelas I A Rajabasa, Bandar Lampung, semakin menggila. Hingga Rabu (26/5/2021) pagi, ada tambahan 55 orang penghuni lapas yang dinyatakan positif COVID-19 .
Baca juga: COVID-19 Menggila di Tapanuli Utara, Kapolda Sumut: Berlakukan PPKM Mikro
Adanya penambahan 55 kasus baru COVID-19 tersebut, membuat jumlah total kasus COVID-19 di dalam Lapas Kelas I A Rajabasa, menjadi 146 dari 332 warga binaan yang menjalani pemeriksaan rapid test atigen.
Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bandar Lampung, terus melakukan penanganan secara intensif kasus COVID-19 di dalam Lapas Kelas I A Rajabasa tersebut. Mereka melakukan penelusuran, dan pemeriksaan secara bertahap terhadap 1.013 warga binaan, dan 170 petugas lapas.
Baca juga: Pembunuh Janda 6 Anak Ditangkap, Pemicunya Sakit Hati Tak Dipinjami Motor
Untuk tahap pertama, sebanyak 400 warga binaan serta petugas akan ditracing menggunakan rapid tes antigen. Berdasarkan data yang dirilis oleh Tim Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bandar Lampung, hingga Rabu (26/5/2021) pagi, sudah ada 332 warga binaan dan petugas yang menjalani rapid test antigen.
Baca juga: COVID-19 Menggila di Tapanuli Utara, Kapolda Sumut: Berlakukan PPKM Mikro
Adanya penambahan 55 kasus baru COVID-19 tersebut, membuat jumlah total kasus COVID-19 di dalam Lapas Kelas I A Rajabasa, menjadi 146 dari 332 warga binaan yang menjalani pemeriksaan rapid test atigen.
Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bandar Lampung, terus melakukan penanganan secara intensif kasus COVID-19 di dalam Lapas Kelas I A Rajabasa tersebut. Mereka melakukan penelusuran, dan pemeriksaan secara bertahap terhadap 1.013 warga binaan, dan 170 petugas lapas.
Baca juga: Pembunuh Janda 6 Anak Ditangkap, Pemicunya Sakit Hati Tak Dipinjami Motor
Untuk tahap pertama, sebanyak 400 warga binaan serta petugas akan ditracing menggunakan rapid tes antigen. Berdasarkan data yang dirilis oleh Tim Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bandar Lampung, hingga Rabu (26/5/2021) pagi, sudah ada 332 warga binaan dan petugas yang menjalani rapid test antigen.
Lihat Juga :