Vaksinasi COVID-19 Massal di Yogyakarta Ditargetkan Mampu Jangkau 3.200 Warga/Hari

loading...
Vaksinasi COVID-19 Massal di Yogyakarta Ditargetkan Mampu Jangkau 3.200 Warga/Hari
Vaksinasi COVID-19 tahap dua di Yogyakarta, menargetkan mampu menjangkau 3.200 warga/hari. Foto/Ilustrasi
YOGYAKARTA - Vaksinasi COVID-19 tahap kedua di Yogyakarta, bakal dilakukan secara masssal mulai 1 Maret 2021 mendatang. Di Yogyakarta, ditargetkan setiap hari mampu menjangkau 3.200 warga untuk disuntik vaksin .

Baca juga: Survei LSI Sebut 30% Masyarakat Tak Takut Covid-19

Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembajun Setyaningastutie mengungkapkan, program vaksinasi massal tersebut akan melibatkan 280 tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter, suster, dan vaksinator. Tenaga kesehatan ini berasal dari 18 Puskesmas, dan 11 rumah sakit di Kota Yogyakarta, serta dua klinik Polri.





"Dari jumlah tersebut, kami akan bagi ke tiga tempat, yakni tujuh tim di Abu Bakar Ali, enam tim di Pasar Beringharjo, tujuh tim di Benteng Vredeburg. Setiap tim terdiri dari tujuh orang dan dibagi ke dalam dua shift setiap harinya. Untuk total target yang divaksin per harinya sejumlah 3.200 orang," terangnya.

Baca juga: Pengungsi Korban Banjir Karawang Terlantar, Bayi dan Lansia Tidur di Emperan Toko

Dijelaskannya, pemberian vaksin tidak hanya pedagang Pasar Beringharjo saja, namun seluruh warga Yogyakarta, yang pelaksanaannya secara bertahap. "Pasar Beringharjo dipilih menjadi salah satu tempat awal pelaksanaan vaksinasi massal , karena dinilai pemerintah pusat dapat menjadi simbol bagi Yogyakarta, dan ikon bagi Indonesia," ulasnya.



Pembajun melanjutkan, vaksinasi tahap kedua sejatinya menyasar semua kelompok tahapan kedua pada seluruh kabupaten/kota di DIY. Namun demikian untuk lansia memang diprioritaskan. Baca juga: Tipu Warga Rp500 Juta, Pria Asal Padang Pariaman Dibekuk Saat Asyik Makan di Restoran

Saat ini pihaknya menunggu vaksin yang datang. Rencananya akan dikirimkan sebanyak 21.000 vial. Satu vial vaksin kata dia, bisa digunakan untuk 10 orang. "Namun saya masih menunggu seperti apa rincian pembagiannya," pungkasnya.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top