Tulungagung Ubah Zona Merah Jadi Oranye, Ini Caranya

Senin, 01 Februari 2021 - 21:39 WIB
loading...
Tulungagung Ubah Zona...
Langkah Pemkab mengubah 9 Puskesmas menjadi rumah sakit darurat menjadi salah satu kunci menekan kasus COVID-19. Status semula zona merah berubah jadi oranye. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A A A
TULUNGAGUNG - Langkah Pemkab Tulungagung mengubah 9 Puskesmas menjadi rumah sakit darurat menjadi salah satu kunci menekan kasus positif COVID-19 . Status Kabupaten Tulungagung yang semula zona merah , berubah oranye.

Baca juga: 82,35% Wilayah Sleman Diselimuti Zona Merah COVID-19

"Alih fungsi puskesmas menjadi rumah sakit darurat berimbas pada pertumbuhan angka kasus yang terus menurun," ujar Wakil Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Tulungagung Galih Nusantoro, Senin (1/2/2021).

Baca juga: Ridwan Kamil Ungkap Fakta di Balik 7 Pekan Karawang Zona Merah COVID-19 Sembilan puskesmas yang beralih fungsi menjadi RS darurat tersebut di antaranya berada di Kauman, Ngunut, Campurdarat, Kalidawir, Pagerwojo, Bangunjaya, Sendang, Gondang dan Beji. Tidak hanya alih fungsi puskesmas, namun kebijakan melarang seluruh kegiatan yang menimbulkan kerumunan, yakni termasuk resepsi hajat pernikahan, juga berpengaruh besar. Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Pemkab Tulungagung juga menutup seluruh lokasi wisata.

"Ini juga didukung peran aktif masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan COVID-19," kata Galih. Untuk menekan angka COVID-19, Pemkab Tulungagung juga menerapkan skema penanganan pasien secara ketat. Rumah sakit rujukan misalnya, hanya diperuntukkan pasien yang memiliki gejala sakit yang berat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasuruan Masuk Zona...
Pasuruan Masuk Zona Merah Pilkada Imbas Mobil Gus Mujib Dilempari Batu
Ini Daftar 7 Wilayah...
Ini Daftar 7 Wilayah Zona Merah Tsunami Gempa Megathrust di Bengkulu
Hadiri IDC, Ridwan Kamil...
Hadiri IDC, Ridwan Kamil Sebut Pandemi Covid-19 Percepat Disrupsi Digital
Jus Pala, Inovasi Bisnis...
Jus Pala, Inovasi Bisnis UMKM saat Pandemi Covid-19 yang Kini Kian Berkembang
Awas! Ada Peningkatan...
Awas! Ada Peningkatan Kasus Aktif Covid-19 di Gunungkidul
Vaksin Covid-19 Penguat...
Vaksin Covid-19 Penguat di Kepri Tinggal Tersisa 10 Ribu Dosis
Banyak Saham Tenggelam...
Banyak Saham Tenggelam di Zona Merah, OJK Bilang Begini
Saham-saham Rontok Berjamaah,...
Saham-saham Rontok Berjamaah, Danantara Sebut Koreksi Alam
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Rekomendasi
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Berita Terkini
Demo Mahasiswa, Polisi...
Demo Mahasiswa, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas hingga Kerahkan Ribuan Pasukan
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
3 Mantan Kapolda Jabar...
3 Mantan Kapolda Jabar yang Duduk di Kabinet Prabowo, 1 di Antaranya Wakapolri
BEM UI: Ekonomi Hanya...
BEM UI: Ekonomi Hanya Tumbuh di Atas Kertas, di Meja Makan Rakyat Tidak Ada yang Berubah
BEM UI Gelar Aksi di...
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Pengendara Diimbau Cari Rute Alternatif
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved