Komplotan Perampok Sadis Bersenjata Api Keok Ditembak Polisi Semarang
Jum'at, 22 Januari 2021 - 23:33 WIB
loading...
Komplotan perampok bersenjata api dibekuk Satreskrim Polrestabes Semarang. Foto/SINDOnews/Taufik Budi
A
A
A
SEMARANG - Pelarian komplotan perampok bersenjata api di Kota Semarang, Jawa Tengah, berakhir. Sebelumnya mereka menodongkan senjata api dan menembak korbannya, hingga berhasil menggasak uang ratusan juta rupiah.
Baca juga: Polisi Kejar Perampok Bersenpi yang Gasak Uang Setoran SPBU Rp561 Juta
Perampokan terjadi di depan kantor distributor elpiji di Jalan Krakatau VIII, Karang Tempel, Semarang, pada Senin (18/1/2021) sekitar pukul 07.54 WIB. Usai mendapatkan uang Rp563 juta, empat perampok yang berboncengan dua sepeda motor itu langsung melarikan diri.
Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar mengungkapkan, telah menangkap lima orang yang diduga terlibat dalam perampokan tersebut. Empat di antaranya merupakan warga Kecamatan Anak Tuha, Kabupaten Lampung Tengah, yaitu Rahmat (40), Frans Panjaitan (37), Vidi Kondian (21), dan Maftuhi (26). Satu orang lagi yang diduga menjadi penunjuk jalan yakni Agus Irawan (39) warga Bandarjo, Kabupaten Semarang.
" Pelaku perampokan ini kita tangkap dalam pelarianya di perbatasan antara Tasikmalaya, dan Ciamis, tepatnya di Jalan Raya Cikoneng Ciamis Jawa Barat. Satu pelaku buron asal Semarang. Saat penangkapan, para pelaku perampokan sedang berada di dalam mobil," kata mantan Kapolrestabes Makassar itu kepada awak media, Jumat (22/1/2021).
Baca juga: Longsor Sumedang, Ditreskrimsus Polda Jabar Cium Aroma Pelanggaran Pendirian Perumahan
Baca juga: Polisi Kejar Perampok Bersenpi yang Gasak Uang Setoran SPBU Rp561 Juta
Perampokan terjadi di depan kantor distributor elpiji di Jalan Krakatau VIII, Karang Tempel, Semarang, pada Senin (18/1/2021) sekitar pukul 07.54 WIB. Usai mendapatkan uang Rp563 juta, empat perampok yang berboncengan dua sepeda motor itu langsung melarikan diri.
Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar mengungkapkan, telah menangkap lima orang yang diduga terlibat dalam perampokan tersebut. Empat di antaranya merupakan warga Kecamatan Anak Tuha, Kabupaten Lampung Tengah, yaitu Rahmat (40), Frans Panjaitan (37), Vidi Kondian (21), dan Maftuhi (26). Satu orang lagi yang diduga menjadi penunjuk jalan yakni Agus Irawan (39) warga Bandarjo, Kabupaten Semarang.
" Pelaku perampokan ini kita tangkap dalam pelarianya di perbatasan antara Tasikmalaya, dan Ciamis, tepatnya di Jalan Raya Cikoneng Ciamis Jawa Barat. Satu pelaku buron asal Semarang. Saat penangkapan, para pelaku perampokan sedang berada di dalam mobil," kata mantan Kapolrestabes Makassar itu kepada awak media, Jumat (22/1/2021).
Baca juga: Longsor Sumedang, Ditreskrimsus Polda Jabar Cium Aroma Pelanggaran Pendirian Perumahan
Lihat Juga :