Hari Pertama PPKM di Surabaya, Masih Banyak Pelanggaran
Senin, 11 Januari 2021 - 11:18 WIB
loading...
Hari pertama PPKM di Kota Surabaya masih banyak diwarnai pelanggaran protokol kesehatan.Foto/Hari Tambayong
A
A
A
SURABAYA - Hari pertama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ) di Kota Surabaya masih ditemukan banyak pelanggaran. Di antaranya warga tidak memakai masker. Temuan ini nampak di lokasi penyekatan batas kota, Bundaran Waru, Senin (11/1/2021).
Petugas Satpol PP langsung menindak dengan menyita KTP pengemudi kendaraan yang tidak mengenakan masker. Sejumlah kendaraan pelat luar kota yang tidak memiliki surat tugas ke Surabaya langsung diminta putar balik.
(Baca juga: PPKM Sudah Berlaku, Perbatasan Kota Masih Longgar )
Filterisasai pengendara yang akan masuk kota dilakukan petugas gabungan dari kepolisian dan Satpol PP Kota Surabaya. Pelanggaran protokol kesehatan juga masih didapati. Bagi yang tidak memakai masker diberi sanksi tipiring dan bea denda Rp150 ribu.
Salah satu pelanggar prokes, Rendra Kusuma, mengaku memakai helm teropong tapi tidak pakai masker. "Saya dari Mojokerto mau ke Ketintang Pak. Biasanya saya pakai helm teropong sama petugas tetap dibolehin masuk," ujar Rendra Kusuma.
Petugas Satpol PP langsung menindak dengan menyita KTP pengemudi kendaraan yang tidak mengenakan masker. Sejumlah kendaraan pelat luar kota yang tidak memiliki surat tugas ke Surabaya langsung diminta putar balik.
(Baca juga: PPKM Sudah Berlaku, Perbatasan Kota Masih Longgar )
Filterisasai pengendara yang akan masuk kota dilakukan petugas gabungan dari kepolisian dan Satpol PP Kota Surabaya. Pelanggaran protokol kesehatan juga masih didapati. Bagi yang tidak memakai masker diberi sanksi tipiring dan bea denda Rp150 ribu.
Salah satu pelanggar prokes, Rendra Kusuma, mengaku memakai helm teropong tapi tidak pakai masker. "Saya dari Mojokerto mau ke Ketintang Pak. Biasanya saya pakai helm teropong sama petugas tetap dibolehin masuk," ujar Rendra Kusuma.
Lihat Juga :