Belanja Online Jadi Gaya Hidup, E-Commerce Diyakini AkanTetap Tumbuh
Jum'at, 20 Januari 2023 - 06:48 WIB
loading...
Pasca pandemi Covid-19 dan PPKM dilonggarkan, masyarakat kembali berktivitas secara tatap muka. Meski demikian, pertumbuhan e-commerce masih akan terus berlanjut. Foto ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Pasca pandemi Covid-19 dan PPKM dilonggarkan, masyarakat kembali berktivitas secara tatap muka. Apakah akan membawa dampak pada menurunnya belanja online yang selama masa PPKM mengalami peningkatan?
Menurut Ketua Asosiasi E-commerce Indonesia (idEA) Bima Laga, pertumbuhan e-commerce masih akan terus berlanjut meskipun masyarakat sudah aktif beraktivitas secara tatap muka. Baca juga: Super Duper Hemat! Dapatkan Potongan Harga + Ekstra Diskon & Gratis Ongkir Hanya di AladinMall!
Hal tersebut, kata dia, karena e-commerce sudah menjadi gaya hidup. "Saat ini belanja online sudah menjadi gaya hidup sekaligus menjadi alat untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari," kata Bima, Kamis (19/1/2023).
Hanya, yang menarik untuk diperhatikan adalah bagaimana para pemain e-commerce ke depan berkompetisi di tengah kondisi ekonomi yang sulit.
Bima yakin, para pemain akan adu strategi untuk mempertahankan bisnisnya. "Apalagi setelah seluruh pemain besar bersama-sama melakukan penyesuaian dengan alasan menciptakan ekosistem yang lebih matang," ujarnya.
Menurut Ketua Asosiasi E-commerce Indonesia (idEA) Bima Laga, pertumbuhan e-commerce masih akan terus berlanjut meskipun masyarakat sudah aktif beraktivitas secara tatap muka. Baca juga: Super Duper Hemat! Dapatkan Potongan Harga + Ekstra Diskon & Gratis Ongkir Hanya di AladinMall!
Hal tersebut, kata dia, karena e-commerce sudah menjadi gaya hidup. "Saat ini belanja online sudah menjadi gaya hidup sekaligus menjadi alat untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari," kata Bima, Kamis (19/1/2023).
Hanya, yang menarik untuk diperhatikan adalah bagaimana para pemain e-commerce ke depan berkompetisi di tengah kondisi ekonomi yang sulit.
Bima yakin, para pemain akan adu strategi untuk mempertahankan bisnisnya. "Apalagi setelah seluruh pemain besar bersama-sama melakukan penyesuaian dengan alasan menciptakan ekosistem yang lebih matang," ujarnya.
Lihat Juga :