Waduh, Rapid Antigen Tidak Tersedia di Gunungkidul

Senin, 21 Desember 2020 - 16:10 WIB
loading...
Waduh, Rapid Antigen...
ilustrasi
A A A
GUNUNGKIDUL - Kebijakan warga yang akan keluar masuk wilayah di DIY harus menjalani rapid tes antigen tidak diikuti dengan sarana pendukung. Di Gunungkidul, Pemkab belum bisa menangani rapid antigen tersebut.

"Terus terang kami tidak bisa melayani rapid antigen tersebut karena barang tidak tersedia di Gunungkidul," terang Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty, Senin (21/12/2020).

(Baca juga: Mau Rekreasi ke Gunungkidul? Wisatawan dari Zona Merah Wajib Rapid Tes )

Tidak hanya itu, Dewi mengaku bahwa kebijakan tersebut merupakan kebijakan dadakan. Pihaknya juga tidak bisa serta merta membeli karuan harus mengajukan dengan daftar isian penggunaan anggaran (DIPA) terlebih dahulu. "Kebijakan ini kan baru dan dadakan kami juga tidak bisa serta merta melakukan pembelian meskipun anggaran ada," katanya.

Saat ini pihaknya masih menunggu kebijakan lebih lanjut baik dari pemerintah pusat dan juga Pemda DIY terkait dengan rapid tes antigen tersebut." Kami menunggu dan saat ini fokus penanganan pasien positif COVID-19," tandas Dewi.

(Baca juga: Catat Ya! Masuk Rest Area Tol Solo-Semarang Wajib Rapid Test Antigen )

Diakuinya pasien Covid-19 di Gunungkidul terus mengalami peningkatan signifikan. Upaya menyediakan sarana prasarana kesehatan termasuk ketersediaan ruang perawatan menjadi hal krusial. Selain itu juga dengan penerapan aturan baru penanganan COVID-19. "Untuk warga tanpa gejala memang upaya kita adalah karantina mandiri," pungkasnya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lonjakan Covid-19 di...
Lonjakan Covid-19 di Jakarta sejak Awal 2025 Tembus 38 Kasus
Korupsi APD Covid-19,...
Korupsi APD Covid-19, Kejaksaan Tahan Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut
Raffi Ahmad Tarik Diri...
Raffi Ahmad Tarik Diri dari Pembangunan Beach Club, Pemkab Gunungkidul Bilang Gini
Bupati Manggarai Pecat...
Bupati Manggarai Pecat 249 Tenaga Kesehatan Non-ASN, Ada Apa?
Tersangka Korupsi APD...
Tersangka Korupsi APD Covid-19, Kadinkes Sumut Ditangkap Kejaksaan
Gunungkidul Lockdown...
Gunungkidul Lockdown Antraks, Hewan Masuk Wajib Keterangan Sehat
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
FIFA Bikin Kejutan!...
FIFA Bikin Kejutan! Leandro Paredes Tak Jadi Dikartu Merah di Final Piala Dunia 2026
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
Berita Terkini
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved