Keruk Saluran Kalirejo, Sedimen Lumpur Mencapai 26 Dump Truk

loading...
Keruk Saluran Kalirejo, Sedimen Lumpur Mencapai 26 Dump Truk
Pengerukan sungai terus dilakukan untuk memperlancar laju air ke laut. Sehingga banjir bisa dihindari di berbagai titik di Kota Surabaya. Foto/SINDOnews/Aan Haryono
SURABAYA - Memasuki musim hujan berbagai sungai masih mengalami pendangkalan. Sedimen lumpurmulai dikeruk untuk bisa menjadi jalan air ke laut. Upaya ini dilakukan di berbagai sungai yang membelah Kota Surabaya.

Salah satu sungai yang dikeruk berada di Kalirejo yang terletak di kawasan Jalan Raya Tenggilis, Kecamatan Tenggilis Mejoyo. Alat berat diterjunkan beserta truk pengangkut sampah. Tak tanggung-tanggung, pengerukan sedimen mencapai 26 dump truk.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP), Erna Purnawati menuturkan, pengerukan dengan kedalaman 1,5 – 2 meter tersebut bertujuan untuk memperlancar jalannya aliran air agar tidak menggenang saat hujan turun. Setelah dihitung, hasil dari pengerukan pada hari ini dengan total empat titik lokasi mencapai 26 dump truk.
BACA JUGA: Selesai Saluran Air Dibersihkan, Gerbang Tol Cilegon Barat Sudah Bisa Dilalui

“Rinciannya, terdiri dari 10 dump truk hasil pengerukan di Jalan Raya Tenggilis, tiga dump truk wilayah Tenggilis Timur 1, lalu Tenggilis Timur IV (belakang BK3S) berjumlah lima dump truk dan delapan dump truk di Bozem Tenggilis,” kata Erna.

Erna melanjutkan, pembangunan saluran baru juga akan dilakukan. Lokasinya terletak di Jalan Raya Kendangsari gang IV mengarah ke Jemursari (sebelah Pizza Hut Restoran). “Ini tujuannya agar tidak terlalu panjang jaraknya menuju hilir, yakni outlet Wonorejo. Jadi dipotong dengan saluran baru itu,” ungkapnya.



Bahkan, katanya, saluran baru tersebut nantinya memiliki panjang sekitar 200 meter dari titik lokasi Kendangsari gang IV. Rencananya, saluran itu akan dikerjakan di tahun 2021 mendatang. "Kami selesaikan di tahun depan,” sambungnya.
BACA JUGA: Tinjau Saluran Air, Ketua DPRD DKI: Luarnya Bagus dalam Hancur

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Surabaya, Anna Fajriatin mengimbau kepada seluruh warga agar bersama-sama menjaga dan peduli terhadap lingkungan. Baik warga yang tinggal di perumahan maupun masyarakat yang memanfaatkan fasilitas umum untuk berjualan.

“Ketika sama-sama saling menjaga lingkungan, maka dampaknya pun akan dirasakan bersama-sama pula. Minimal menjaga karena merasa saling memiliki,” katanya.
(vit)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top