Tak Rela Ladang Minyak Dikuasai Belanda Kembali, Brandan Bumi Hangus pun Terjadi

Senin, 07 September 2020 - 05:00 WIB
loading...
Tak Rela Ladang Minyak...
Pada 13 Agustus 1947 tepatnya pada subuh dini hari, para pejuangan membumihanguskan ladang minyak dan Kota Pangkalan Brandan untuk mencegah Belanda menguasai aset tersebut. (Foto/Ist/Dok)
A A A
Kota Pangkalan Brandan di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara adalah wilayah yang pertama kali mengeksplorasi minyak bermutu tinggi di bumi di Indonesia.

Sejarah tentang Pangkalan Brandan dan ladang minyak sangat panjang kisahnya. Bahkan pada 13 Agustus 1947 tepatnya pada subuh dini hari, para pejuangan membumihanguskan ladang minyak dan Kota Pangkalan Brandan untuk mencegah Belanda menguasai aset tersebut.

Peristiwa itu kini setiap tanggal 13 Agustus ada Peringatan Brandan Bumi Hangus (BBH). Brandan Bumi Hangus adalah nilai sejarah bangsa yang harus dimaknai dalam semangat cinta Tanah Air.

Namun bagaimana sebenarnya kisah Pangkalan Brandan menjadi ladang minyak pertama di Indonesia yang dieksploitasi hingga para pejuang membumihanguskan?

Pangkalan Brandan adalah ibukota Kecamatan Babalan, Kecamatan Sei Lepan, Kecamatan Brandan Barat, dan Kecamatan Brandan Timur, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. (BACA JUGA: Kisah Perlawanan Raja Haji Fisabilillah terhadap Belanda)

Terletak di pesisir pantai timur pulau Sumatera, sekitar 60 kilo meter di sebelah utara Kota Binjai. Kelurahan ini terletak strategis karena dilalui oleh Jalan Raya Lintas Sumatera dan merupakan pintu gerbang provinsi Sumatera Utara menuju Aceh atau sebaliknya.

Pangkalan Brandan terkenal karena merupakan salah satu ladang minyak tertua di Indonesia dan telah dieksplorasi sejak zaman Hindia Belanda.

Adalah seorang juragan tembakau di Sumatera Timur, Aeilko Jans Zijlker yang berkeliling memeriksa kebunnya di kawasan Pangkalan Brandan. Namun saat itu siang menjelang sore hujan turun dan Jans berteduh di barak bekas penimbunan tembakau.

Seorang mandor kebun lokal pun menyalakan obor sebagai penerang karena hari mulai gelap. Jans mengira api yang berasal dari obor itu dari sebuah kayu damar karena apinya begitu bagus. Namun dugaan Jans salah. Ternyata si mandor kebun membuat obor ternyata dari tanah liat dari sebuah kubangan.
Tak Rela Ladang Minyak Dikuasai Belanda Kembali, Brandan Bumi Hangus pun Terjadi
(Kilang minyak Pangkalan Brandan (Foto/Ist/KTLV)
Jans Zijlker pun keesokan paginya mengajak anak buahnya meninjau kubangan-kubangan yang dikatakan sang mandor. Setelah ditelaah kubangan-kubangan itu mengeluarkan aroma kuat minyak.(BACA JUGA: Jejak Operasi Pasukan Para Komando di Pedalaman Hutan Kalimantan)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SPS Pusat dan Sumut...
SPS Pusat dan Sumut Bantu Korban Longsor dan Banjir di Langkat
Bantuan Tahap Dua, FKMPI...
Bantuan Tahap Dua, FKMPI Sambangi Desa Lama Baru Langkat
Pengungsi di Langkat...
Pengungsi di Langkat Kekurangan Air Bersih, Prabowo: Segera Kita Atasi
Prabowo Kunjungi Pengungsi...
Prabowo Kunjungi Pengungsi di Langkat Sumut, Disambut Tangisan Ibu-ibu
Meningkatkan Kepedulian...
Meningkatkan Kepedulian Warga Terdampak Banjir di Dusun Teluk Nibung Langkat
Penyaluran Bantuan Bencana...
Penyaluran Bantuan Bencana di Langkat Dioptimalkan, Hunian Sementara Mulai Disiapkan
Perkuat Ketahanan Energi,...
Perkuat Ketahanan Energi, PLN EPI Teken 4 Perjanjian Jual Beli Gas dan LNG di IPA Convex 2026
Bahlil Pastikan Tak...
Bahlil Pastikan Tak Ada Pemangkasan Kuota Ekspor Gas KKKS
PGN Amankan Kesepakatan...
PGN Amankan Kesepakatan Strategis Pasokan Gas Bumi di IPA Convex 2026
Rekomendasi
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Eks Wakil BGN Sony Sonjaya...
Eks Wakil BGN Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Hari Ini
Kondisi Terkini Haji...
Kondisi Terkini Haji Bolot, Sudah Dipindah ke Ruang Rawat Inap dan Mulai Pulih
Berita Terkini
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, 69 Orang Diamankan Polisi
Pemerintah Bakal Data...
Pemerintah Bakal Data Barang-Karyawan Hotel Sultan, Wamensesneg: Tak Ada yang Dikorbankan
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
Eksekusi Hotel Sultan,...
Eksekusi Hotel Sultan, Wamensesneg: Kita Harus Tarik Aset yang Dikuasai Pihak Lain
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved