Pemuda Muhammadiyah Gelar Pelatihan Nasional Dai Muda Penggerak Desa di Yogyakarta
Jum'at, 21 Februari 2025 - 16:41 WIB
loading...
PP Pemuda Muhammadiyah menggelar Pelatihan Nasional Dai Muda Penggerak Desa. Kegiatan ini berlangsung pada 22-25 Februari 2025 di Kompleks Kampus Universitas Muhammadiyah, Yogyakarta. Foto: Ist
A
A
A
YOGYAKARTA - Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah menggelar Pelatihan Nasional Dai Muda Penggerak Desa dengan tajuk “Dai Muda Menggerakkan Desa untuk Kemakmuran Bersama”. Kegiatan ini berlangsung pada 22-25 Februari 2025 di Kompleks Kampus Universitas Muhammadiyah, Yogyakarta.
Acara ini bertujuan membekali para dai muda dengan keterampilan dakwah yang relevan dengan tantangan era digital serta memperkuat peran mereka sebagai agen perubahan sosial di desa-desa.
Baca juga: Pemuda Muhammadiyah Luncurkan Buku Fikih Pemilu, Pemuda Negarawan
Acara bertujuan menjawab tantangan bagi generasi muda Islam untuk menjadi motor penggerak perubahan sosial. Sebab itu, pelatihan ini dirancang membekali mereka dengan wawasan keislaman yang luas serta keterampilan dalam membangun masyarakat yang mandiri dan berkarakter.
Pelatihan ini juga sejalan dengan program kader penggerak desa yang dicanangkan dalam Peraturan Menteri Desa Nomor 2 Tahun 2024. Dengan membentuk dai muda yang berdaya, Pemuda Muhammadiyah berkontribusi dalam pembangunan ekonomi, sosial, infrastruktur, tata kelola pemerintahan desa, dan pelestarian lingkungan hidup.
Kegiatan ini dihadiri narasumber dari berbagai latar belakang, termasuk pejabat pemerintah, tokoh agama, cendekiawan, pakar ekonomi, pakar ilmu komunikasi, dan tokoh politik. Narasumber yang akan hadir yakni Prof Dr Haedar Nashir selaku Ketua Umum Muhammadiyah, Menteri Desa dan PDT Transmigrasi Yandri Susanto, Staf Khusus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Arif Jamali Muis, dan banyak lagi.
Mereka akan membahas berbagai aspek dakwah kontemporer dan peran dai dalam pembangunan desa. Peserta pelatihan terdiri dari perwakilan Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah (PPPM) dan Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) dari 38 provinsi di seluruh Indonesia.
Acara ini bertujuan membekali para dai muda dengan keterampilan dakwah yang relevan dengan tantangan era digital serta memperkuat peran mereka sebagai agen perubahan sosial di desa-desa.
Baca juga: Pemuda Muhammadiyah Luncurkan Buku Fikih Pemilu, Pemuda Negarawan
Acara bertujuan menjawab tantangan bagi generasi muda Islam untuk menjadi motor penggerak perubahan sosial. Sebab itu, pelatihan ini dirancang membekali mereka dengan wawasan keislaman yang luas serta keterampilan dalam membangun masyarakat yang mandiri dan berkarakter.
Pelatihan ini juga sejalan dengan program kader penggerak desa yang dicanangkan dalam Peraturan Menteri Desa Nomor 2 Tahun 2024. Dengan membentuk dai muda yang berdaya, Pemuda Muhammadiyah berkontribusi dalam pembangunan ekonomi, sosial, infrastruktur, tata kelola pemerintahan desa, dan pelestarian lingkungan hidup.
Kegiatan ini dihadiri narasumber dari berbagai latar belakang, termasuk pejabat pemerintah, tokoh agama, cendekiawan, pakar ekonomi, pakar ilmu komunikasi, dan tokoh politik. Narasumber yang akan hadir yakni Prof Dr Haedar Nashir selaku Ketua Umum Muhammadiyah, Menteri Desa dan PDT Transmigrasi Yandri Susanto, Staf Khusus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Arif Jamali Muis, dan banyak lagi.
Mereka akan membahas berbagai aspek dakwah kontemporer dan peran dai dalam pembangunan desa. Peserta pelatihan terdiri dari perwakilan Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah (PPPM) dan Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) dari 38 provinsi di seluruh Indonesia.
Lihat Juga :