Semarang Tetap Laksanakan Peringatan Kemerdekaan di Tengah Pandemi
Sabtu, 15 Agustus 2020 - 14:14 WIB
loading...
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat mengukuhkan Paskibraka Kota Semarang 2020. Foto/Ist
A
A
A
SEMARANG - Meski dalam suasana tekanan pandemi COVID-19, Pemerintah Kota Semarang memutuskan tetap akan melaksanakan upacara peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia, pada tanggal 17 Agustus 2020.
Pelaksanaan upacara tetap mematuhi protokol kesehatan, menjaga jarak dan membatasi jumlah peserta upacara.
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (15/8/2020) mengatakan, peringatan kemerdekaan Republik Indonesia tetap akan dirayakan dengan khidmat. (Baca juga: Warga Jateng Diizinkan Gelar Tirakatan, Ganjar Ingatkan Protokol Kesehatan )
“Karena ini pengalaman baru, Indonesia memasuki usia tujuh puluh lima tahun, kita merayakan dengan hal yang pasti berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Khidmat iya, tapi kemeriahannya sengaja kita kurangi karena kita sedang ada dalam masa pandemi COVID-19,” kata dia, Sabtu (15/8/2020). (Baca juga: Muncul Klaster Sekolah, DPRD Jateng: Hentikan Pembelajaran Tatap Muka! )
Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu menegaskan, upacara peringatan kemerdekaan yang biasanya digelar dengan meriah, akan dilaksanakan dengan pembatasan. Pembatasan yang dimaksud adalah pembatasan jumlah peserta upacara.
Pelaksanaan upacara tetap mematuhi protokol kesehatan, menjaga jarak dan membatasi jumlah peserta upacara.
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (15/8/2020) mengatakan, peringatan kemerdekaan Republik Indonesia tetap akan dirayakan dengan khidmat. (Baca juga: Warga Jateng Diizinkan Gelar Tirakatan, Ganjar Ingatkan Protokol Kesehatan )
“Karena ini pengalaman baru, Indonesia memasuki usia tujuh puluh lima tahun, kita merayakan dengan hal yang pasti berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Khidmat iya, tapi kemeriahannya sengaja kita kurangi karena kita sedang ada dalam masa pandemi COVID-19,” kata dia, Sabtu (15/8/2020). (Baca juga: Muncul Klaster Sekolah, DPRD Jateng: Hentikan Pembelajaran Tatap Muka! )
Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu menegaskan, upacara peringatan kemerdekaan yang biasanya digelar dengan meriah, akan dilaksanakan dengan pembatasan. Pembatasan yang dimaksud adalah pembatasan jumlah peserta upacara.
Lihat Juga :