alexametrics

Dalam Sehari Kasus Positif COVID-19 di Sleman Bertambah 22 Orang

loading...
Dalam Sehari Kasus Positif COVID-19 di Sleman Bertambah 22 Orang
Hari ini ada 22 penambahan kasus positif corona di Sleman. Kini kasus positif menjadi 235 orang. FOTO : DOK SINDOnews
A+ A-
SLEMAN - Gugus tugas percepatan penangganan COVID-19 Sleman mengumumkan terjadi penambahan kasus positif yang cukup signifikan, Jumat (31/7/2020). Hingga pukul 17.00 WIB, tercatat ada 22 penambahan kasus postif corona. Kini kasus positif COVID-19 di Sleman menjadi 235 orang

Penmbahan kasus positif itu tersebar di enam kecamatan, paling banyak di kecamatan Seyegan, yaitu 9 kasus, diikuti Gamping 5 kasus, Moyudan 4 kasus, Mlati 2 kasus dan masing-masing satu kasus di Godean dan Minggir.

“Iya hari ini panen raya COVID-19,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo, Jumat (31/7/2020).(Baca juga : Pasangan Kekasih Tega Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap)

Mengenai penyebab melonjaknya penambahan kasus COVID-19 di Sleman tersebut Joko belum bisa memberikan keterangan secara detail. Hanya secara umum mereka yang positif COVID-19 itu, ada riwayat perjalanan luar daerah, skrining dan tracking. Untuk masyarakat tetap diminta mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan COVID-19.

Selain penambahan, di Sleman juga ada pasien positif yang sembuh sebanyak 10 orang. Paling banya di Depok lima orang, Gamping dua orang dan masing-masing satu orang di Moyudan, Kalasan dan Ngemplak.(Baca juga : Salat Idul Adha di Masjid Agung Sleman Dibatasi Lima Menit)



Secara akumulatif, pasien dalam pengawasan (PDP) di Sleman Jumat (31/7/2020) hingga pukul 17.00 WIB tercatat sebanyak 961 orang. Terdiri dari positif 235 orang (sembuh 134 orang, dirawat 93 orang dan meninggal 8 orang), proses 48 orang (dirawat 33 orang meninggal 11 orang), negatif 678 orang (sehat 605 orang, meninggal 73 orang). Orang dalam pengawasan (ODP) 2798 orang (selesai pemantaun 2687 orang, masih proses 111 orang).
(nun)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak