Depati Parbo, Pejuang Kemerdekaan dari Kerinci yang Jago Silat, Agama dan Kebatinan

Sabtu, 17 Juni 2023 - 05:00 WIB
loading...
Depati Parbo, Pejuang...
Depati Parbo merupakan tokoh pejuang kemerdekaan dari Kerinci. Namanya diabadikan sebagai nama bandara di Kerinci.
A A A
Depati Parbo adalah seorang pejuang kemerdekaan dari Kabupaten Kerinci . Depati Parbo lahir di kaki Gunung Raya tepatnya di dusun (Desa) Lolo, Kerinci sekitar 1839. Dia terlahir dengan nama Kasib.

Meski terlahir di sebuah desa di kaki gunung, bakat kepemimpinan Depati Parbo sudah terlihat sejak remaja. Dia sangat disegani teman karena sifatnya yang rendah hati meski berbadan tegap dan tampan.

Walau jago bela diri serta berburu, Depati Parbo tidak pernah menyombongkan diri, bahkan selalu menjadi penengah jika ada teman-temanya yang berkelahi. Tidak hanya ilmu silat, Depati Parbo juga menguasai ilmu agama dan kebatinan yang berasal dari seorang guru atau ulama.

Ilmu kebatinan yang dimilikinya, membuat Depati Parbo juga mempunyai kemampuan mengobati berbagai penyakit atas izin Allah. Perlawanan Depati Parbo terhadap Belanda dimulai saat dirinya melihat kesewenang-wenangan belanda di Bumi Sakti Alam Kerinci.

Baca juga: 7 Fakta Nyimas Utari, Agen Rahasia Mataram yang Sukses Penggal Kepala Gubernur Jenderal VOC

Karena tidak mau dijajah serta mendapat dukungan rakyat, Depati Parbo pun mengobarkan semangat jihad bersama pasukannya untuk melawan Belanda. Perjuangan Depati Parbo yang Heroik membuat gusar para pejabat pemerintah Belanda, berbagai cara dan upaya terus dilakukan untuk menangkap Depati Parbo hidup atau mati.

Pengejaran terhadap tokoh pejuang yang sangat ditakuti Belanda dan disayangi oleh hulubalang dan rakyatnya terus dilakukan. Belanda benar-benar kewalahan menghadapi taktik perang gerilya yang diterapkan oleh pasukan Depati Parbo.

Hingga pada suatu hari, tepatnya Jumat beberapa serdadu Belanda melakukan pengepungan dan penyanderaan terhadap masyarakat di dalam Masjid Lolo. Saat itu pihak Belanda mengancam akan membunuh rakyat atau penduduk Desa Lolo yang mendukung perjuangan Depati Parbo dan keluarga Depati Parbo yang sedang berada di rumah, apabila Depati Parbo tidak mau menyerah kepada pasukkan Belanda.

Pihak Belanda yang terkenal dengan tipu muslihatnya, memerintahkan kepada para Depati untuk mencari dan menghubungi Depati Parbo agar mau diajak berunding. Ancaman dan intimidasi yang dilakukan Belanda membuat penduduk terutama kaum wanita dan usia lanjut serta anak anak menjadi gelisah dan ketakutan.

Melalui perundingan yang sangat menegangkan dan demi menyelamatkan nyawa puluhan rakyat yang disandera, akhirnya dengan sangat berat hati beberapa depati dan tokoh masyarakat melakukan pencaharian terhadap Depati Parbo di hutan belantara di daerah LempurĀ­Lolo hingga ke Renah Menjuto.

Setelah berhasil menemui Depati Parbo, maka utusan menyampaikan agar Depati Parbo menyerah kepada Belanda, karena jika Depati Parbo tidak menyerah maka rakyat dan keluarga yang tidak berdosa dan disandera Belanda di dalam Mesjid termasuk istri Depati Parbo akan dibunuh oleh serdadu Belanda.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Sepak Terjang Matah...
Sepak Terjang Matah Ati, Istri Pangeran Sambernyawa yang Jadi Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran
Pasukan Intelijen Mematikan...
Pasukan Intelijen Mematikan Dom Sumurup Ing Banyu, Telik Sandi Mataram yang Habisi Jenderal VOC JP Coen
Kisah Heroik Try Sutrisno,...
Kisah Heroik Try Sutrisno, Jadi Informan bagi Pejuang Kemerdekaan saat Melawan Penjajah
Kemhan Bersama Yayasan...
Kemhan Bersama Yayasan Rabu Biru Beri Layanan Kesehatan Bagi Veteran dan Warakawuri
Profil Soedjono Hoemardani,...
Profil Soedjono Hoemardani, Sosok Jenderal Gondrong yang Bikin Soeharto Berlinang Air Mata
Rekomendasi
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Bulan Pertama Tahun Hijriah? Ini Sejarah dan Keistimewaannya
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Ajang Lari Bertajuk...
Ajang Lari Bertajuk Pancasakti Run 2026 Sediakan Tiket Menuju World Marathon Majors
Berita Terkini
Demo Kenaikan Harga...
Demo Kenaikan Harga Pertamax, Aktivis 98: Ada Pergeseran Orientasi Mahasiswa
Pasar Modal Dapat Sentimen...
Pasar Modal Dapat Sentimen Positif, BRI Siap Melaju dengan Fundamental Kuat
Pembangunan Transportasi...
Pembangunan Transportasi Publik Mampu Sejahterakan Warga Daerah
Jelang Demo Mahasiswa...
Jelang Demo Mahasiswa BEM UI, Arus Lalu Lintas di Bundaran HI Masih Ramai Lancar
Kementerian HAM Kawal...
Kementerian HAM Kawal Penyelesaian Persoalan Tempat Ibadah Jemaat POUK Tesalonika Teluknaga
Demo Mahasiswa, Polisi...
Demo Mahasiswa, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas hingga Kerahkan Ribuan Pasukan
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved