Pandemi COVID-19, Pemerintah Harus Hadir Agar UMKM Tak Gulung Tikar
Kamis, 23 Juli 2020 - 07:31 WIB
loading...
Sejumlah narasumber dalam diskusi Prime Topic MNC Trijaya FM Semarang bertajuk Menopang Daya Tahan UMKM. Foto/SINDOnews/Ahmad Ant
A
A
A
SEMARANG - Pemerintah bertanggung jawab untuk mempertahankan keberadaan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di tengah pandemi COVID-19.
Segala daya upaya harus didorong terlebih kucuran anggaran untuk membantu usaha mikro kecil supaya menjadi survive.
Wakil Ketua Komisi B DPRD Jateng Sri Maryuni mengatakan, sekarang ini tidak sedikit usaha kecil sulit untuk berkembang.
Mulai dari permodalan, bahan baku, penjualan/pemasaran semua terganggu oleh pandemi korona. Terlebih setiap usaha kecil juga memiliki tenaga kerja, sehingga dengan kondisi sekarang ini memaksa usaha kecil untuk merumahkan mereka.
“Berbeda dengan krisis moneter 1998. Justru saat ini usaha kecil mikro yang mampu bertahan. Sekarang ini semua terdampak. Pemerintah harus hadir di tengah mereka agar tidak gulung tikar,” kata Sri Maryuni saat berbicara dalam Prime Topic MNC Trijaya FM di Noormans Hotel Semarang, Rabu (22/7/2020).
Segala daya upaya harus didorong terlebih kucuran anggaran untuk membantu usaha mikro kecil supaya menjadi survive.
Wakil Ketua Komisi B DPRD Jateng Sri Maryuni mengatakan, sekarang ini tidak sedikit usaha kecil sulit untuk berkembang.
Mulai dari permodalan, bahan baku, penjualan/pemasaran semua terganggu oleh pandemi korona. Terlebih setiap usaha kecil juga memiliki tenaga kerja, sehingga dengan kondisi sekarang ini memaksa usaha kecil untuk merumahkan mereka.
“Berbeda dengan krisis moneter 1998. Justru saat ini usaha kecil mikro yang mampu bertahan. Sekarang ini semua terdampak. Pemerintah harus hadir di tengah mereka agar tidak gulung tikar,” kata Sri Maryuni saat berbicara dalam Prime Topic MNC Trijaya FM di Noormans Hotel Semarang, Rabu (22/7/2020).
Lihat Juga :