4 Bulan, Klaim Biaya COVID-19 di Bandung Tembus Rp28 Miliar
Minggu, 12 Juli 2020 - 12:08 WIB
loading...
Klaim rumah sakit negeri dan swasta terhadap penanganan pasien COVID-19 di Kota Bandung mencapai Rp28 miliar. Foto/Ilustrasi
A
A
A
BANDUNG - Klaim rumah sakit negeri dan swasta terhadap penanganan pasien COVID-19 di Kota Bandung, mencapai Rp28 miliar. Angka tersebut terhitung untuk periode tagihan empat bulan, periode Maret-Juni 2020.
(Baca juga: Penularan COVID-19 Lewat Udara Rentan Terjadi di Fasilitas Kesehatan )
Verifikator Penjaminan Manfaat Rujukan BPJS Kesehatan Kota Bandung, Tine Agustine mengatakan, kendati angka klaim rumah sakit mencapai Rp28 miliar, namun yang terverifikasi baru Rp18 miliar.
"Tetapi baru Rp18 miliar klaim sudah terverifikasi atau sudah kami anggap layak. Jadi sisanya kami kirimkan ke kementerian kesehatan, mereka yang anggap layak atau tidak," jelas dia. (Baca juga: 3 Bulan, 37 Desa dan Kelurahan di Wajo Teredam Banjir )
Menurut Tine, sisa Rp10 miliar yang belum terverifikasi disebabkan ada beberapa kekurangan persyaratan. Seperti kelengkapan data pasien untuk falidasi. Biasanya, hal ini terjadi untuk klaim di awal pendemi. Karena rumah sakit awal awal menangani pasien COVID.
(Baca juga: Penularan COVID-19 Lewat Udara Rentan Terjadi di Fasilitas Kesehatan )
Verifikator Penjaminan Manfaat Rujukan BPJS Kesehatan Kota Bandung, Tine Agustine mengatakan, kendati angka klaim rumah sakit mencapai Rp28 miliar, namun yang terverifikasi baru Rp18 miliar.
"Tetapi baru Rp18 miliar klaim sudah terverifikasi atau sudah kami anggap layak. Jadi sisanya kami kirimkan ke kementerian kesehatan, mereka yang anggap layak atau tidak," jelas dia. (Baca juga: 3 Bulan, 37 Desa dan Kelurahan di Wajo Teredam Banjir )
Menurut Tine, sisa Rp10 miliar yang belum terverifikasi disebabkan ada beberapa kekurangan persyaratan. Seperti kelengkapan data pasien untuk falidasi. Biasanya, hal ini terjadi untuk klaim di awal pendemi. Karena rumah sakit awal awal menangani pasien COVID.
Lihat Juga :