Sultan Menyapa : Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Selasa, 28 April 2020 - 10:27 WIB
loading...
Sri Sultan Hamengku Buwono X kembali menyapa warganya. FOTO : IST
A
A
A
YOGYAKARTA - Raja Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X kembali menyapa warganya. Untuk ketiga kalinya, Sri Sultan HB X Menyapa warga melalui ajakan kemanusiaan yang adil dan beradab, sesuai sila kedua Pancasila.
Dalam paparannya, tokoh yang juga menjadi salah satu pejuang reformasi '98 ini menyatakan seseorang menjadi sosok manusia yang seutuhnya ketika dirinya bermanfaat bagi orang lain. Ketika seseorang sudah bisa menimbang mana yang baik untuk dirinya, sekaligus bagi lingkungan sosialnya, maka dia telah menjadi insan yang mampu berpikir dan berbuat adil.
"Kemampuan dan inisiatif untuk berbuat adil inilah yang sejatinya menjadi ruh terbentuknya peradaban. Refleksi manusia sebagai mahluk individu dan sebagai mahluk sosial inilah yang telah membentuk generasi lintas peradaban selama ini," terang Sri Sultan HB X sebagaimana disamapaikan Humas Pemda DIY Selasa (28/4/2020).
Menurutnya, kebesaran hati dan kemauan untuk berbuat baik kepada sesama manusia akan selalu diuji. Dia kemudian mencontohkan dengan hadirnya wabah corona ini. Apabila direnungkan, lanjut Sultan, hal ini adalah sebuah bencana global, di mana hampir seluruh dunia merasakan dampak wabah Corona. Saat inilah manusia harus bangkit bersama, saiyeg saekpraya, menyalakan kembali kebersamaan dalam sebuah asa.
"Nyala atau nur yang harus dibangkitkan dan dipertahankan adalah sifat gotong royong yang sudah mendarah daging di seluruh hati warga," katanya.
Dalam paparannya, tokoh yang juga menjadi salah satu pejuang reformasi '98 ini menyatakan seseorang menjadi sosok manusia yang seutuhnya ketika dirinya bermanfaat bagi orang lain. Ketika seseorang sudah bisa menimbang mana yang baik untuk dirinya, sekaligus bagi lingkungan sosialnya, maka dia telah menjadi insan yang mampu berpikir dan berbuat adil.
"Kemampuan dan inisiatif untuk berbuat adil inilah yang sejatinya menjadi ruh terbentuknya peradaban. Refleksi manusia sebagai mahluk individu dan sebagai mahluk sosial inilah yang telah membentuk generasi lintas peradaban selama ini," terang Sri Sultan HB X sebagaimana disamapaikan Humas Pemda DIY Selasa (28/4/2020).
Menurutnya, kebesaran hati dan kemauan untuk berbuat baik kepada sesama manusia akan selalu diuji. Dia kemudian mencontohkan dengan hadirnya wabah corona ini. Apabila direnungkan, lanjut Sultan, hal ini adalah sebuah bencana global, di mana hampir seluruh dunia merasakan dampak wabah Corona. Saat inilah manusia harus bangkit bersama, saiyeg saekpraya, menyalakan kembali kebersamaan dalam sebuah asa.
"Nyala atau nur yang harus dibangkitkan dan dipertahankan adalah sifat gotong royong yang sudah mendarah daging di seluruh hati warga," katanya.
Lihat Juga :