alexametrics

Corona di Surabaya Masih Tinggi Penutupan Tiga Ruas Jalan Utama Diperpanjang

loading...
Corona di Surabaya Masih Tinggi Penutupan Tiga Ruas Jalan Utama Diperpanjang
Untuk mencegah penyebaran virus corona, Polda Jatim memberlakukan penutupan tiga ruas jalan utama Kota Surabaya selama dua hari yang dimulai tanggal 3 4 Juli. FOTO : iNews.TV/Heri Tambayong
A+ A-
SURABAYA - Cegah penyebaran virus corona di Kota Surabaya yang masih tinggi Polda Jatim telah memberlakukan penutupan tiga ruas jalan utama Kota Surabaya selama dua hari yang dimulai tanggal 3 – 4 Juli.

Penutupan diberlakukan mulai pukul 21.00 hingga 04.00 WIB. Langkah antisipasi Polda Jatim dalam menekan angka penyebaran COVID-19 di Kota Surabaya terus dilakukan, salah satunya dengan penutup tiga ruas jalan utama yaitu Jalan Tunjungan, Pendegiling dan Jalan Raya Darmo. Penutupan tiga ruas jalan tersebut karena masih banyaknya warga yang berkerumun di tiga lokasi ini.

Dalam pelaksaannya penutupan tiga ruas jalan utama tersebut dinilai belum maksimal menekankan angka COVID-19 di Kota Surabaya. Untuk itu Polda Jatim memperpanjang masa penutupan kembali pada hari Sabtu dan Minggu, tentunya dengan lebih memperketat penjagaan personel. Selain itu petugas juga melakukan patroli untuk membubarkan warga yang masih berkerumun juga warga yang memanfaatkan dengan bersepeda malam hari dengan jumlah banyak.

Meski demikian waktu penutupan tetap dengan mengkedepankan kepentingan orang banyak sehingga dipilih pada jam tidak produktif sehingga tidak mengganggu kegiatan ekonomi di sekitar jalan yang diberlakukan penutupan.



“Diharapkan dengan perpanjangan penutupan tiga ruas jalan utama Kota Surabaya ini kasus COVID-19 di Kota Surabaya yang hingga kini masih tinggi ada perubahan,” terang Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Trunoyudo Andiko, Sabtu (11/7/2020).(Baca juga : Pulang dari Surabaya, Pasutri Asal Solo Positif COVID-19)
(nun)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak