Dibiarkan Mangkrak, Bangunan Sekolah Eks Regrouping di Gunungkidul Rusak dan Ditumbuhi Belukar
Senin, 19 Desember 2022 - 09:01 WIB
loading...
Bangunan eks SD Trasih III, Kelurahan Giriasih, Kapanewon Purwosari, Gunungkidul kondisinya sangat memprihatinkan. MPI/Erfan
A
A
A
GUNUNGKIDUL - Bangunan eks SD Trasih III, Kelurahan Giriasih, Kapanewon Purwosari, Gunungkidul kondisinya sangat memprihatinkan. Selain ditumbuhi belukar , kondisi bangunan juga terlihat mulai rusak.
Bangunan tersebut mangkrak selama beberapa tahun terakhir karena sekolah tersebut ditinggalkan usai program regrouping atau penggabungan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul pada 2000 silam.
Warga menyayangkan hal itu karena masih banyak bahan bangunan dari gedung tersebut yang sebenarnya dapat dimanfaatkan.
Rubikan, warga setempat mengaku prihatin dan menyayangkan bangunan sekolah hingga saat ini hanya dibiarkan terbengkalai. Gedung itu sebenarnya sempat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar Taman Kanak-kanak (TK).
Namun karena TK sudah pindah dan memiliki gedung sendiri, bangunan yang berlokasi di tepi jalan provinsi itu beberapa tahun belakangan tak terawat.
Warga yang berada di seputaran bangunan tersebut tak berani menyentuhnya. "Bangunan itu ada tiga ruang kelas kondisinya mengalami rusak dan ditumbuhi semak belukar," ujar Rubikan.
Sebenarnya warga berharap, bangunan tersebut bisa dimanfaatkan atau dibongkar sebab kayu atau bahan bangunan lainnya masih bagus.
Bangunan tersebut mangkrak selama beberapa tahun terakhir karena sekolah tersebut ditinggalkan usai program regrouping atau penggabungan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul pada 2000 silam.
Warga menyayangkan hal itu karena masih banyak bahan bangunan dari gedung tersebut yang sebenarnya dapat dimanfaatkan.
Rubikan, warga setempat mengaku prihatin dan menyayangkan bangunan sekolah hingga saat ini hanya dibiarkan terbengkalai. Gedung itu sebenarnya sempat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar Taman Kanak-kanak (TK).
Namun karena TK sudah pindah dan memiliki gedung sendiri, bangunan yang berlokasi di tepi jalan provinsi itu beberapa tahun belakangan tak terawat.
Warga yang berada di seputaran bangunan tersebut tak berani menyentuhnya. "Bangunan itu ada tiga ruang kelas kondisinya mengalami rusak dan ditumbuhi semak belukar," ujar Rubikan.
Sebenarnya warga berharap, bangunan tersebut bisa dimanfaatkan atau dibongkar sebab kayu atau bahan bangunan lainnya masih bagus.
Lihat Juga :