Terlalu Erotis dan Umbar Napsu, MUI Jember Haramkan Joget Pargoy
Rabu, 30 November 2022 - 15:53 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Sadis! Janda Muda Dianiaya Secara Brutal oleh Mantan Suami dan Istri Baru
Joget pargoy ini, juga sering ditampilkan dalam penyelenggaraan parade sound sistem, dan acara lain yang mulai ramai diselenggarakan di Kabupaten Jember. MUI Kabupaten Jember, menilai joget pargoy tidak mencerminkan muslim yang berakhlak dan menodai nilai-nilai kesopanan, moral dan adat istiadat, khsususnya yang berlaku di Kabupaten Jember.
Umumnya, joget pargoy ini dilakukan oleh remaja wanita, berpakaian seksi, membuka aurat, joget erotis, dan menimbulkan syahwat lawan jenis. Dengan demikian, MUI Kabupaten Jember, mengimbau kepada para tokoh agama dan masyarakat untuk membimbing dan mengarahkan masyarakat pada kagiatan-kegiatan positif, dan berakhlak karimah.
Baca juga: Tragis! 2 Pemotor di Palangkaraya Tewas Tabrak Pohon Tumbang
Para tokoh agama dan tokoh masyarakat, juga diimbau mengajak umat di Kabupaten Jember, untuk mempertahankan Kabupaten Jember sebagai kabupaten religius dan memperhatikan nilai-nilai religius dalam setiap kegiatan sehari-hari."Mengimbau kepada pemerintah, pengambil kebijakan, dan tokoh masyarakat, untuk turut serta membantu melarang kegiatan joget pargoy," tutup fatwa tersebut.
Joget pargoy ini, juga sering ditampilkan dalam penyelenggaraan parade sound sistem, dan acara lain yang mulai ramai diselenggarakan di Kabupaten Jember. MUI Kabupaten Jember, menilai joget pargoy tidak mencerminkan muslim yang berakhlak dan menodai nilai-nilai kesopanan, moral dan adat istiadat, khsususnya yang berlaku di Kabupaten Jember.
Umumnya, joget pargoy ini dilakukan oleh remaja wanita, berpakaian seksi, membuka aurat, joget erotis, dan menimbulkan syahwat lawan jenis. Dengan demikian, MUI Kabupaten Jember, mengimbau kepada para tokoh agama dan masyarakat untuk membimbing dan mengarahkan masyarakat pada kagiatan-kegiatan positif, dan berakhlak karimah.
Baca juga: Tragis! 2 Pemotor di Palangkaraya Tewas Tabrak Pohon Tumbang
Para tokoh agama dan tokoh masyarakat, juga diimbau mengajak umat di Kabupaten Jember, untuk mempertahankan Kabupaten Jember sebagai kabupaten religius dan memperhatikan nilai-nilai religius dalam setiap kegiatan sehari-hari."Mengimbau kepada pemerintah, pengambil kebijakan, dan tokoh masyarakat, untuk turut serta membantu melarang kegiatan joget pargoy," tutup fatwa tersebut.
(eyt)
Lihat Juga :