Hendak Dijual Jadi Penari Telanjang di Singapura, 2 Gadis Menangis Histeris saat Diselamatkan Petugas
Minggu, 06 Agustus 2023 - 14:46 WIB
loading...
Dua gadis menangis histeris saat berhasil diselamatkan polisi bersama petugas imigrasi di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center. Keduanya hendak dijual sebagai penari telanjang di Singapura. Foto/iNews TV/Gusti Yennosa
A
A
A
BATAM - Dua gadis asal Jakarta Barat, menangis histeris di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Keduanya berhasil diselamatkan petugas imigrasi dan kepolisian, saat hendak dijual menjadi penari telanjang di Singapura.
Baca juga: Video Dugem dengan Tarian Erotis Tanpa Baju Gemparkan Tebing Tinggi
Kedua gadis yang hendak dijual sebagai penari telanjang di klub malam di Singapura itu, diketahui bernama Novita dan Julita. Keduanya tergiur tawaran dari tetangganya bernama Ervina, yang sudah lama menetap di Singapura.
Kapolsek KKP Batam, Iptu Jaya Tarigan menjelaskan, Ervina selama ini bekerja sebagai seorang waitres di Singapura "Ervina hendak membawa Novita dan Julita ke Singapura, untuk dipekerjakan sebagai penari telanjang di klub malam dengan janji mendapatkan upah hingga Rp14 juta," tuturnya.
Baca juga: Penganiayaan Anak Anjing di Depan Rumah Ibadah Bikin Pecinta Satwa Murka
Dari hasil pemeriksaan, Jaya menyebutkan, Ervina sudah beberapa kali membawa gadis-gadis muda ke Singapura, untuk dipekerjakan sebagai penari telanjang di klub malam. Ervina sudah 15 tahun tinggal di Singapura, diduga sudah memiliki jaringan kuat di Singapura.
Baca juga: Video Dugem dengan Tarian Erotis Tanpa Baju Gemparkan Tebing Tinggi
Kedua gadis yang hendak dijual sebagai penari telanjang di klub malam di Singapura itu, diketahui bernama Novita dan Julita. Keduanya tergiur tawaran dari tetangganya bernama Ervina, yang sudah lama menetap di Singapura.
Kapolsek KKP Batam, Iptu Jaya Tarigan menjelaskan, Ervina selama ini bekerja sebagai seorang waitres di Singapura "Ervina hendak membawa Novita dan Julita ke Singapura, untuk dipekerjakan sebagai penari telanjang di klub malam dengan janji mendapatkan upah hingga Rp14 juta," tuturnya.
Baca juga: Penganiayaan Anak Anjing di Depan Rumah Ibadah Bikin Pecinta Satwa Murka
Dari hasil pemeriksaan, Jaya menyebutkan, Ervina sudah beberapa kali membawa gadis-gadis muda ke Singapura, untuk dipekerjakan sebagai penari telanjang di klub malam. Ervina sudah 15 tahun tinggal di Singapura, diduga sudah memiliki jaringan kuat di Singapura.
Lihat Juga :