Sembuh, Pasien COVID-19 Penuhi Nadzar Jalan Kaki ke Rumah Sejauh 6 Km

Rabu, 08 Juli 2020 - 19:44 WIB
loading...
Sembuh, Pasien COVID-19 Penuhi Nadzar Jalan Kaki ke Rumah Sejauh 6 Km
Riono, pasien COVID-19 yang dinyatakan sembuh setelah menjalani isolasi 1 bulan 17 hari jalan kaki dari tempat isolasi ke rumahnya yang berjarak sekitar 6 km. Foto/iNews TV/Abdul Wakhid
A A A
LAMONGAN - Seorang pasien COVID-19 yang dinyatakan sembuh setelah menjalani isolasi selama 1 bulan 17 hari pulang berjalan kaki dari tempat isolasi menuju rumahnya yang berjarak sekitar 6 km. Pasien bernama Riono, asal Desa Kramat, Lamongan , Jawa Timur ini pun berulang kali melakukan sujud syukur. Sementara anggota keluarganya menangis bahagia menyertai kepulangannya.

Riono merupakan warga yang terpapar COVID-19 dari klaster pekerja pulang pergi Lamongan-Surabaya. Setelah menjalani isolasi, Riono kemudian dinyatakan sembuh setelah hasil dua kali tes swab-nya negatif. Sebagai rasa syukur atas kesembuhannya, dia kemudian bernadzar akan jalan kaki dari rusunawa tempat diisolasi menuju rumahnya yang berjarak sekitar 6 kilometer. (Baca juga: Pisah Ranjang dengan Istri, Kakek di Blitar Cabuli Balita)

Riono melaksanakan nadzarnya Rabu (8/7/2020). Dia berjalan kaki pulang diiringi sejumlah tenaga medis dan mendapatkan pengawalan dari petugas TNI dan Polri. Sesampainya di kampung halaman, warga dan sanak keluarga menyambutnya dengan gembira. "Terimakasih pada tim medis, terutama perawat yang sudah merawat dengan baik. Alhamdulillah diberikan Kesehatan lahir dan batin. Semoga yang isolasi di rusunawa segera sembuh mengikuti saya," katanya. (Baca juga: 3 Perempuan Muda di Yogyakarta Terlibat Jual Beli Bayi)

Menurut Mafidatul Laily, penanggung jawab tempat karantina di rusunawa, Riono dinyatakan sembuh setelah hasil 2 kali tes swab menunjukkan negatif COVID-19. "Pak Riono ini dinyatakan sembuh setelah dua kali swab hasilnya negatif berturut-turut," jarnya saat mendampingi kepulangan Riono.

Hingga saat ini, masih ada 40 pasien yang dirawat di rusunawa. Rata-rata pasien yang dirawat di rusunawa pasien yang sudah dalam kondisi baik dan hanya membutuhkan pemulihan kesehatan. Sementara itu hingga kini ada 249 warga Lamongan yang terpapar virus COVID-19, di mana 110 di antaranya sembuh.
(shf)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1580 seconds (11.252#12.26)