3 Perempuan Muda di Yogyakarta Terlibat Jual Beli Bayi

Rabu, 08 Juli 2020 - 16:32 WIB
loading...
3 Perempuan Muda di...
Petugas menunjukkan tiga perempuan yang terlibat jual beli bayi di Mapolresta Yogyakarta, Rabu (8/7/2020). Foto/SINDOnews/Priyo Setyawan
A A A
YOGYAKARTA - Tiga perempuan muda, SB (23) warga Demak, JE (39) warga Yogyakarta dan EP (24) warga Cilacap harus berurusan setelah melakukan praktik jual beli bayi. Mereka mempunyai peran berbeda. SB sebagai makelar atau pencari bayi, JE penyandang dana juga bidan dan EP ibu yang menjual bayi . Ketiga tersangka saat ini mendekam di sel tahanan Mapolresta Yogyakarta .

Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta AKP Riko Sanjaya mengatakan kasus tersebut berawal saat EP menawarkan siapa yang mau mengadopsi bayi laki-lakinya yang baru berusia 2 bulan melalui media sosial (medsos). SB yang sedang mencari bayi untuk diadopsi melihat postingan itu. Dia kemudian menghubungi EP dengan maksud untuk mengadopsinya. (Baca juga: Anaknya yang Masih TK Dibunuh, Orang Tuanya Tak Henti Menangis)

Namun untuk proses adopsi itu, EP meminta uang Rp6 juta yang kemudian oleh SB disanggupi. Mereka selanjutnya bertemu di salah satu tempat di Cilacap. Bayi itu kemudian diserahkan EP ke SB. Setelah itu, bayi dibawa ke Yogyakarta dan diserahkan ke JE sebagai penyandang dana. Setelah dirawat beberapa hari, JE ternyata sudah tidak bisa merawatnya dan meminta SB untuk mencari orang yang mau mengadopsi bayi tersebut. (Baca juga: Longsor, Akses ke Sejumlah Desa di Tasikmalaya Terputus)

SB pun menawarkan siapa yang mau mengadopsi bayi itu di medsos. Postingan itu dilihat oleh RA (30) warga Yogyakarta yang berniat untuk mengadopsinya. SB dab RA bertemu di jalan Kusumanegara. RA kemudia meminjam bayi itu untuk di foto dan ditunjukan pada orang tuanya.

Namun RA tidak segera mengembalikan ke SB. Selanjutnya SB mencari RA hingga ketemu di RS Permata Yogyakarta. Setelah bertemu, SB meminta RA untuk membayar Rp20 juta sebagai pengganti adopsi. Namun RA tidak mau membayarnya. Sehingga terjadi cekcok. Warga yang melihat kemudian melapor ke polisi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ribuan Penonton Final...
Ribuan Penonton Final PFL 2026 Ciptakan Peluang Ekonomi bagi Pengusaha Ultra Mikro
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Rayakan HUT ke-4, Next...
Rayakan HUT ke-4, Next Hotel Yogyakarta Gelar Donor Darah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Eurasia Clinic Hair...
Eurasia Clinic Hair Transplant Siap Jadi Klinik Nomor 1 di Indonesia
Masjid Jogokariyan Bagikan...
Masjid Jogokariyan Bagikan 3.800 Takjil Setiap Hari selama Ramadan 2026, Menu Opor Ayam hingga Tongseng
Sindir Polemik Ijazah,...
Sindir Polemik Ijazah, Rocky Gerung: Tut Wuri Malsuin Ijazah
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Wakil Kepala BPS RI:...
Wakil Kepala BPS RI: Sensus Ekonomi Akan Mampu Ukur Kontribusi Sektor Pendidikan terhadap Ekonomi DIY
Amanda Manopo Ungkap...
Amanda Manopo Ungkap Tantangan Jadi Ibu Baru, Baby Zac Alergi Susu hingga Ikan
Rekomendasi
Makna Basmalah dan Tafsirnya...
Makna Basmalah dan Tafsirnya dalam Islam, Ini Arti Bismillahirrahmanirrahim
TikTok PHK Massal Karyawan...
TikTok PHK Massal Karyawan Tokopedia, DPR Minta Satgas Mitigasi PHK Turun Tangan
Raksasa (yang) Tak Lagi...
Raksasa (yang) Tak Lagi Menakutkan
Berita Terkini
Kementan Dukung Pengembangan...
Kementan Dukung Pengembangan 5.000 Indukan Ayam ALOPE UNHAS-1
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Dinilai Alarm Keras Tata Kelola Sampah, DPR: Open Dumping Tak Bisa Ditoleransi
Kakanwil Imigrasi Bali...
Kakanwil Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan
Serahkan Jenazah Pilot...
Serahkan Jenazah Pilot PT AMA, Pangkogabwilhan III Kutuk Keras Penembakan Pelayan Kemanusiaan
Penelitian Unair: Galon...
Penelitian Unair: Galon Polikarbonat Tak Terkait Gangguan Hormon hingga Kanker
Pramono Minta Penambahan...
Pramono Minta Penambahan 1.000 Siswa Sekolah Rakyat untuk Anak Broken Home hingga Pengamen
Infografis
10 Penembak Jitu Terbaik...
10 Penembak Jitu Terbaik di Dunia, Salah Satunya Sniper Perempuan Soviet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved