Bocah 11 Tahun Tarung Lawan Buaya, Begini Nasibnya
Kamis, 02 Juli 2020 - 13:46 WIB
loading...
Benekdiktus Agustino Sandikan Sababalat dalam perawatan tim medis Puskemas Sikakap.Foto/Rusli Akbar
A
A
A
MENTAWAI - Bocah 11 tahun bernama Benekdiktus Agustino Sandikan Sababalat hanya tergeletak di bangsal ruang rawat inap Puskemas Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Sekujur tubuh bocah ini mendapat jahitan dari tenaga medis Puskemas setempat.
Dokter Umum Puskemas Sikakap Agustina Sibarani mengatakan, Benediktus dan keluarga datang ke Puskesmas Sikakap sekitar pukul 16.00 WIB (kemarin) dalam keadaan luka disekitar tubuhnya, apakah itu akibat gigitan buaya belum jelas.
(Baca juga: Ketua KNPB Wilayah Maybrat Papua Barat Dibekuk, Polisi: Lakukan Pembunuhan Keji 2 Warga )
“Yang jelas itu sekujur tubuhnya penuh dengan luka. Setelah luka di bersihkan langsung diberikan jahitan berapa banyak jahitan yang diberikan ke Benediktus tidak terhitung lagi karena banyak,” ucapnya, Kamis (2/7/2020).
Kata Agustina, saat datang ke puskesmas Sikakap Benediktus sempat sok bahkan saat ditanya namanya Benediktus tidak tahu dengan nama sendiri, waktu penanganan agak lama dimulai pukul 16.00 WIB baru selesai pukul 20.00 wib.
Dokter Umum Puskemas Sikakap Agustina Sibarani mengatakan, Benediktus dan keluarga datang ke Puskesmas Sikakap sekitar pukul 16.00 WIB (kemarin) dalam keadaan luka disekitar tubuhnya, apakah itu akibat gigitan buaya belum jelas.
(Baca juga: Ketua KNPB Wilayah Maybrat Papua Barat Dibekuk, Polisi: Lakukan Pembunuhan Keji 2 Warga )
“Yang jelas itu sekujur tubuhnya penuh dengan luka. Setelah luka di bersihkan langsung diberikan jahitan berapa banyak jahitan yang diberikan ke Benediktus tidak terhitung lagi karena banyak,” ucapnya, Kamis (2/7/2020).
Kata Agustina, saat datang ke puskesmas Sikakap Benediktus sempat sok bahkan saat ditanya namanya Benediktus tidak tahu dengan nama sendiri, waktu penanganan agak lama dimulai pukul 16.00 WIB baru selesai pukul 20.00 wib.
Lihat Juga :