5 Guru SMA Tulungagung Positif COVID-19, Belajar Tatap Muka Batal

loading...
5 Guru SMA Tulungagung Positif COVID-19, Belajar Tatap Muka Batal
ilustrasi
TULUNGAGUNG - Lima orang guru di dua sekolah menengah atas (SMA) di Kabupaten Tulungagungterkonfirmasi positif COVID-19. Rencana pembelajaran tatap muka dengan siswa di sekolah seketika itu dibatalkan.

"Kelima guru atau pendidik itu saat ini sudah menjalani karantina bersama pasien positif lainnya," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Tulungagung Galih Nusantoro.

Kasus positif lima guru tersebut terungkap saat persiapan pelaksanaan pembelajaran luring. Ketika dilakukan pemeriksaan rapid test, hasil kelimanya dinyatakan reaktif. "Lalu dilanjutkan swab test dan hasilnya positif," tambah Galih. Sebagai antisipasi penyebaran virus, tracing terhadap lima guru tersebut langsung dilakukan.

Selain melacak orang orang yang pernah berkontak erat, tracing juga untuk mengetahui dari mana kelima pendidik tersebut bisa terpapar COVID-19. Galih enggan menyebut di SMA mana kelima guru tersebut mengajar.



(Baca juga:Mantan Bupati Gresik 2 Periode Wafat, Ini Kesaksian Wakil Ketua MPR)

Ia tidak berharap kasus positif COVID-19 tersebut menyebar ke guru lain dan siswa. Galih juga mengatakan, selama pandemi COVID-19 ini ada 30 SMA dan sederajat di Tulungagung yang melakukan pembelajaran tatap muka.

"Hingga saat ini ada 30 SMA dan sederajat yang menggelar pembelajaran tatap muka," pungkas Galih. Tercatat hingga 21 September, jumlah kasus positif COVID-19 di Kabupaten Tulungagung mencapai 361 kasus. Perinciannya, 311 orang sembuh, tiga orang meninggal dunia dan selebihnya menjalani karantina dan perawatan medis.
(msd)
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top