AKB Dimulai, Warga Jabar Tertekan Inflasi 0,32%
Rabu, 01 Juli 2020 - 13:57 WIB
loading...
Kepala BPS Jabar Dody Herlando.Foto/SINDONews/Arif Budianto
A
A
A
BANDUNG - Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mencatat inflasi Juni 2020 sebesar 0,32%, bertepatan dimulainya adaptasi kebiasan baru (AKB). Inflasi Juni tercatat naik signifikan, setelah Jawa Barat mengalami deflasi 0,11% pada bulan sebelumnya, Mei.
"Inflasi Jabar pada Juni 2020 sebesar 0,32% ini lebih tinggi dari angka inflasi nasional sebesar 0,18%. Sehingga inflasi tahunan Jabar menjadi 2,75%," kata Kepala BPS Jabar Dody Herlando, Rabu (1/7/2020).
(Baca juga: Peringatan Hari Bhayangkara, Gubernur Jawa Barat Sampaikan Ini )
Menurut dia, inflasi hampir terjadi di tujuh kota di Jabar yang dipantau BPS Jabar. Namun, tiga kota tercatat mengalami inflasi cukup tinggi. Yaitu Kota Bandung 0,41%, Cirebon 0,45%, dan Bekasi 0,48%.
"Inflasi dipicu oleh naiknya harga beberapa komoditas bahan makanan dan minuman. Disusul kenaikan tarif transportasi karena ada pembatasan muatan, akibat ketentuan PSBB," kata Dody.
"Inflasi Jabar pada Juni 2020 sebesar 0,32% ini lebih tinggi dari angka inflasi nasional sebesar 0,18%. Sehingga inflasi tahunan Jabar menjadi 2,75%," kata Kepala BPS Jabar Dody Herlando, Rabu (1/7/2020).
(Baca juga: Peringatan Hari Bhayangkara, Gubernur Jawa Barat Sampaikan Ini )
Menurut dia, inflasi hampir terjadi di tujuh kota di Jabar yang dipantau BPS Jabar. Namun, tiga kota tercatat mengalami inflasi cukup tinggi. Yaitu Kota Bandung 0,41%, Cirebon 0,45%, dan Bekasi 0,48%.
"Inflasi dipicu oleh naiknya harga beberapa komoditas bahan makanan dan minuman. Disusul kenaikan tarif transportasi karena ada pembatasan muatan, akibat ketentuan PSBB," kata Dody.
Lihat Juga :