Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Sebulan PPKM, Jabar Justru Catat Inflasi 0,11 Persen

loading...
Sebulan PPKM, Jabar Justru Catat Inflasi 0,11 Persen
ilustrasi
BANDUNG - Selama satu bulan penerapan PPKM , Provinsi Jawa Barat justru mencatat kenaikan inflasi sebesar 0,11 persen. Adanya inflasi menunjukkan masih bergeraknya ekonomi akibat masih adanya permintaan masyarakat.

Badan Pusat Statistik (BPS) Jabar mencatat, Pada Juli 2021, indeks harga konsumen (IHK) gabungan Jawa Barat yang meliputi 7 kota yaitu Kota Bogor, Kota Sukabumi, Kota Bandung, Kota Cirebon, Kota Bekasi, Kota Depok dan Kota Tasikmalaya mengalami kenaikan. IHK dari 107,53 pada Juni 2021 menjadi 107,65 pada Juli 2021, atau terjadi inflasi sebesar 0,11 persen.

"Dengan demikian, laju inflasi tahun kalender year to date periode Januari - Juli 2021 sebesar 0,84 persen. Sementara laju inflasi dari tahun ke tahun periode Juli 2021 terhadap Juli 2020 tercatat sebesar 1,64 persen," kata Kepala BPS Jabar Dyah Anugrah Kuswardani.

Baca juga: Tak Kuat Nanjak Truk Pengangku Pasir Mundur Hantam Sepeda Motor, 2 Tewas Terkapar



Dari sebelas kelompok pengeluaran, yang mengalami inflasi tertinggi yaitu Kelompok Makanan, Minuman & Tembakau sebesar 0,29 persen; Kelompok Pakaian & Alas Kaki sebesar 0,08 persen; Kelompok Perumahan, Air, Listrik, & Bahan Bakar Rumah sebesar 0,05; Kelompok Perlengkapan, Peralatan & Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga sebesar 0,14 persen; Kelompok Kesehatan sebesar 0,29 persen; dan loamnya.

Dari tujuh kota pantauan IHK di Jawa Barat pada Juli 2021, yang mengalami inflasi yaitu Kota Bogor sebesar 0,07 persen; Kota Sukabumi sebesar 0,10 persen; Kota Bandung sebesar 0,19 persen; Kota Cirebon sebesar 0,02 persen; Kota Bekasi sebesar 0,19 persen; dan Kota Tasikmalaya sebesar 0,08 persen. Hanya Kota Depok yang mengalami deflasi yaitu sebesar 0,03 persen.
(msd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top