alexametrics

Danrem 102/Panjung Buka TMMD Kodim 1014/Pbn di Desa Bangun Jaya

loading...
Danrem 102/Panjung Buka TMMD Kodim 1014/Pbn di Desa Bangun Jaya
Komandan Korem 102 Tanju Panjung Brigjen Purwo Sudaryanto secara resmi membuka TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 108 Kodim 1014/PBN di Desa Bangun Jaya Kecamatan Balai Riam, Kabupaten Sukamara, Kalteng, Selasa (30/6/2020). iNews TV/Sigit
A+ A-
Komandan Korem 102 Tanju Panjung Brigjen Purwo Sudaryanto secara resmi membuka TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 108 Kodim 1014/PBN di Desa Bangun Jaya Kecamatan Balai Riam, Kabupaten Sukamara, Kalteng, Selasa (30/6/2020).

Brigjen Purwo Sudaryanto mengatakan, fokus utama TMMD adalah kemanunggalan TNI dengan rakyat, dan juga membantu pemerintah daerah dalam upaya percepatan pembangunan daerah terutama daerah daerah terpencil dan daerah terisolir.

"Pelaksanaan TMMD ini untuk peningkatan kesejahteraan dan kualitas SDM serta roda ekonomi. Kita manfaatkan kegiatan ini untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan dari semua pihak, menanamkan rasa saling membantu, gotong royong dan toleransi. Sesuai tema TMMD kali ini yaitu " PENGABDIAN UNTUK NEGERI"," ujar jenderal bintan satu ini di hadapan Bupati Sukamara Windu Subagio, Dandim 1014/PBN, Letkol Inf Yudi Rianto Ratu, Kepala BKKBN Provinsi Kalteng, M Irzal dan sejumlah tamu undangan lainnya.



Pesan Danrem kepada personel TNI dan warga supaya dalam melaksanakan TMMD ini tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan, kesadaran semua elemen saling menjaga agar tidak terpapar covid-19.

"Kita jaga kondisi alam ini, lestarikan. Saat ini masih ada hujan, ini waktu yang tepat untuk mensosialisasikan bahaya KARHUTLA untuk menghadapi musim kemarau. Kita harus ingat 95% kebakaran hutan dan lahan ulah manusia," katanya.

Selain itu pembukaan TMMD, digelar pula Pencanangan TNI Manunggal KB Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2020 yang dibuka oleh Bupati Sukamara Windu Subagio.

Windu mengatakan, selain TMMD juga digelar Pencanangan TNI Manunggal KB Kesehatan. Dulu KB hanya identik dengan alat kontrasepsi, namun sekarang program KB saat ini bekerjasama dengan semua pihak untuk merencanakan bagaimana suatu keluarga bisa terencana untuk kehidupan/pembangunan keluarga yang lebih baik.

"Kemampuan keluarga dan daya tampung keluarga mencukupi akan membuat suatu keluarga hidup lebih baik sehingga 2 anak baik," ujar orang nomor satu di Sukamara ini.
(nag)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak