Petrokimia Gresik Perkenalkan Tiga Pupuk Baru Alternatif Subsidi

Rabu, 03 Agustus 2022 - 19:34 WIB
loading...
Petrokimia Gresik Perkenalkan...
Bupati Luwu, H Basmin Mattayang didampingi Direktur Operasi dan Produksi Petrokimia Gresik, Digna Jatiningsih menabur pupuk di demplot pertanian. Foto: SINDOnews/Chaeruddin
A A A
LUWU - Petrokimia Gresik , perusahaan solusi agroindustri anggota holding pupuk Indonesia menggelar demonstration plot (demplot) tanaman padi dengan aplikasi tiga pupuk baru di Kabupaten Luwu, Sulsel, Rabu (3/8/2022).

Langsung turun menabur pupuk Bupati Luwu, Basmin Mattayang didampingi Direktur Operasi dan Produksi Petrokimia Gresik , Digna Jatiningsih dan Kepala Dinas Pertanian, Albaruddin A Picunang.

Baca juga:Petrokimia Gresik Resmikan Pabrik NPK Organik Phonska Alam Pertama di Indonesia

Digna Jatiningsih menyampaikan, ketiga produk Petrokimia Gresik yang diaplikasikan dalam demplot ini yaitu Petro ZA Plus, Phosgreen, dan pupuk organik Petroganik Premium. Ketiga produk ini baru saja diluncurkan pada akhir Juli 2022.

"Produk baru ini sudah melewati uji kualitas baik di kebun percobaan kami maupun demplot di beberapa daerah. Kami ingin petani di Kabupaten Luwu yang merupakan sentra penghasil padi bisa merasakan kualitas produk kami melalui peningkatan produktivitas hasil panen," ujar Digna.

Kabupaten Luwu tercatat dalam lima besar produksi padi di Sulawesi Utara setelah Bone, Wajo, Pinrang dan Sidrap. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, pada tahun 2021 produksi padi di Kabupaten Luwu mencapai 286.010 ton.

"Melalui demplot ini kami melibatkan 100 petani, dengan harapan produk baru Petrokimia Gresik mampu mendukung ketahanan pangan nasional dan mendongkrak kesejahteraan petani, khususnya di Sulawesi Selatan," ujar Digna.

Ia menambahkan, demplot Petro ZA Plus, Phosgreen dan Petroganik Premium telah dilaksanakan di ratusan titik yang tersebar di beberapa provinsi Indonesia, dan diharapkan dapat segera beredar di pasaran pada bulan Agustus-September tahun ini.

Pupuk ini menjadi alternatif bagi petani yang membutuhkan produk ZA, SP-36 dan pupuk organik yang saat ini sudah tidak lagi disubsidi oleh pemerintah sesuai Peraturan Menteri Pertanian No 10 Tahun 2022.

Pupuk Petro ZA Plus berbentuk kristal dan berwarna hijau, memiliki kandungan Nitrogen (N) 21%, Sulfur (S) 24%, Zinc (Zn) 1000 ppm.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Legislator PDIP Minta...
Legislator PDIP Minta Truk Pupuk Diprioritaskan di Tengah Kelangkaan Solar
Lewat Program Pestani,...
Lewat Program Pestani, Petrokimia Gresik Tingkatkan Produktivitas Melon Pantura
Mentan Amran dan KSP...
Mentan Amran dan KSP Qodari Sidak Kios Pupuk di Lampung
Revolusi Pupuk Nasional:...
Revolusi Pupuk Nasional: Pemerintah Revitalisasi Industri dan Bersihkan Rantai Mafia
HUT Petrokimia Gresik,...
HUT Petrokimia Gresik, Pika PI dan Pika PG Bagikan Sembako untuk Ojol Perempuan
Stok Pupuk Bersubsidi...
Stok Pupuk Bersubsidi 437.900 Ton, Petani Sambut Musim Tanam April dengan Aman
FAO Peringatkan Penutupan...
FAO Peringatkan Penutupan Selat Hormuz Bisa Picu Krisis Harga Pangan Global dalam Setahun
Krisis Pupuk Akibat...
Krisis Pupuk Akibat Perang Iran, Uni Eropa Andalkan Kotoran Sapi
Imbas Selat Hormuz Ditutup,...
Imbas Selat Hormuz Ditutup, Prabowo Ungkap Banyak Negara Minta Pupuk dari Indonesia
Rekomendasi
Wamenkum Ungkap Alasan...
Wamenkum Ungkap Alasan Usia Pensiun Kapolri Bisa Diperpanjang
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Berita Terkini
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
129 Sampul Paspor Bekas...
129 Sampul Paspor Bekas Jemaah Haji Ditemukan Tercecer di Serpong, Imigrasi: Dokumen Lama
Operasi SAR Ledakan...
Operasi SAR Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Ditutup
BRI Kokohkan Dominasi,...
BRI Kokohkan Dominasi, Raih Penghargaan Best Private Bank Skala Internasional
Peneliti MPSI: PSN Wanam...
Peneliti MPSI: PSN Wanam Jadi Penggerak Kemajuan Papua Selatan dan Ketahanan Pangan
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved