Petrokimia Gresik Perkenalkan Tiga Pupuk Baru Alternatif Subsidi
Rabu, 03 Agustus 2022 - 19:34 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga:Petrokimia Gresik Uji Coba Drone untuk Pupuk Granul
Pupuk ini mampu memacu pertumbuhan jumlah anakan, tinggi tanaman, banyaknya daun dan menjadikan warnanya tampak lebih hijau. Selain itu juga meningkatkan mutu hasil panen, serta menjadikan tanaman lebih tahan terhadap serangan hama atau penyakit.
Sedangkan sebagai pengganti SP-36, Petrokimia Gresik menghadirkan Phosgreen. Pupuk ini memiliki kandungan Fosfat dan Kalsium masing-masing minimal 20%, serta Magnesium minimal 3% yang berfungsi memacu pertumbuhan akar, pembentukan bunga, serta meningkatkan ketahanan hasil panen.
"Sehingga mengurangi penyusutan selama penyimpanan. Phosgreen juga diperkaya dengan tambahan unsur hara Sulfur yang dapat meningkatkan mutu hasil panen," katanya.
Berikutnya pupuk Petroganik Premium akan menjadi solusi kebutuhan pupuk organik petani. Pupuk ini memiliki kandungan C-organik tinggi, yakni minimal 15%, C/N ratio maksimal 25, dan pH antara 4 hingga 9.
Kandungan C-organik yang tinggi menjadikan pupuk berbentuk granul ini mampu memperbaiki struktur dan tata udara tanah dengan lebih optimal sehingga penyerapan unsur hara oleh akar menjadi lebih baik. Pupuk ini cocok untuk semua jenis tanah dan jenis tanaman.
"Ketiga pupuk ini menjadi solusi pemenuhan kebutuhan nutrisi lengkap, yang di dalamnya tidak hanya nutrisi makro, tetapi juga unsur mikro yang juga sangat dibutuhkan oleh tanaman untuk hasil panen yang melimpah," tutup Digna.
Sementara, Bupati Luwu Basmin Mattayang saat menjamu rombongan Petrokimia Gresik di Lounge Kantor Bupati Luwu, menyampaikan luas area persawahan di Kabupaten Luwu saat ini mencapai 42 ribu hektare.
Baca juga:Genap Berusia 50 Tahun, Petrokimia Gresik Siapkan 6 Strategi Ekspansi Bisnis
"Dengan luasan tersebut dibutuhkan pupuk yang tidak sedikit. Sawah kami di Luwu saat ini sudah mencapai 42 ribu hektare. Kebutuhan pupuk dalam 2 jenis yaitu pupuk MPK kita butuh 40 ribu ton dan pupuk urea 30 ribu ton," ujar Basmin Mattayang .
Pupuk ini mampu memacu pertumbuhan jumlah anakan, tinggi tanaman, banyaknya daun dan menjadikan warnanya tampak lebih hijau. Selain itu juga meningkatkan mutu hasil panen, serta menjadikan tanaman lebih tahan terhadap serangan hama atau penyakit.
Sedangkan sebagai pengganti SP-36, Petrokimia Gresik menghadirkan Phosgreen. Pupuk ini memiliki kandungan Fosfat dan Kalsium masing-masing minimal 20%, serta Magnesium minimal 3% yang berfungsi memacu pertumbuhan akar, pembentukan bunga, serta meningkatkan ketahanan hasil panen.
"Sehingga mengurangi penyusutan selama penyimpanan. Phosgreen juga diperkaya dengan tambahan unsur hara Sulfur yang dapat meningkatkan mutu hasil panen," katanya.
Berikutnya pupuk Petroganik Premium akan menjadi solusi kebutuhan pupuk organik petani. Pupuk ini memiliki kandungan C-organik tinggi, yakni minimal 15%, C/N ratio maksimal 25, dan pH antara 4 hingga 9.
Kandungan C-organik yang tinggi menjadikan pupuk berbentuk granul ini mampu memperbaiki struktur dan tata udara tanah dengan lebih optimal sehingga penyerapan unsur hara oleh akar menjadi lebih baik. Pupuk ini cocok untuk semua jenis tanah dan jenis tanaman.
"Ketiga pupuk ini menjadi solusi pemenuhan kebutuhan nutrisi lengkap, yang di dalamnya tidak hanya nutrisi makro, tetapi juga unsur mikro yang juga sangat dibutuhkan oleh tanaman untuk hasil panen yang melimpah," tutup Digna.
Sementara, Bupati Luwu Basmin Mattayang saat menjamu rombongan Petrokimia Gresik di Lounge Kantor Bupati Luwu, menyampaikan luas area persawahan di Kabupaten Luwu saat ini mencapai 42 ribu hektare.
Baca juga:Genap Berusia 50 Tahun, Petrokimia Gresik Siapkan 6 Strategi Ekspansi Bisnis
"Dengan luasan tersebut dibutuhkan pupuk yang tidak sedikit. Sawah kami di Luwu saat ini sudah mencapai 42 ribu hektare. Kebutuhan pupuk dalam 2 jenis yaitu pupuk MPK kita butuh 40 ribu ton dan pupuk urea 30 ribu ton," ujar Basmin Mattayang .
Lihat Juga :