Cegah Keramaian Massa, Sejumlah Ruas Jalan di Semarang pada Sabtu Ditutup Lagi

Kamis, 25 Juni 2020 - 14:52 WIB
loading...
Cegah Keramaian Massa,...
Petugas Dishub Kota Semarang saat membuka Jalan Dr Wahidin. Foto/IST
A A A
PALEMBANG - Pemkot Semarang telah membuka sejumlah ruas jalan yang ditutup pada masa pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) jilid 1 dan 2. Namun pada Sabtu nanti, mulai pukul 06.00 WIB hingga Senin pekan depan pukul 06.00 WIB beberapa ruas jalan tersebut akan ditutup lagi.

Langkah ini dilakukan untuk mencegah adanya kerumunan massa pada akhir pekan. Adapun ruas jalan yang sudah dibuka dan akan ditutup kembali pada Sabtu lusa, antara lain, Jalan Dr. Wahidin, Jalan Lamongan, Jalan Tanjung, Jalan Ngesrep Timur V, Jalan Sukun Raya, Jalan Supriyadi dan Jalan Lamper Tengah. Selain itu, beberapa jalan protokol seperti Jalan Pemuda, Jalan Ahmad Yani, Jalan Pandanaran, Jalan Pahlawan dan Jalan Gajah Mada.

Kepala Bidang Pengendalian dan Penertiban Dinas Perhubungan Kota Semarang Danang Kurniawan mengatakan, untuk saat ini pembukaan jalan dilakukan hingga hari Jumat. "Itu untuk menghindari keramaian dan kerumunan warga, pada akhir pekan. Mulai Jumat pukul 21.00 WIB hingga Senin pagi jam 06.00 WIB, ruas jalan kita tutup. Dengan kata lain, pembukaan ruas jalan kita lakukan sampai Jumat," ujar Danang, Kamis (25/6/2020).

Sebelumnya, Pemkot Semarang bersama Polrestabes Semarang mulai melonggarkan kebijakan pengalihan arus untuk membatasi kegiatan masyarakat, guna menekan penyebaran COVID-19. Sejumlah ruas jalan yang semula ditutup telah mulai dibuka. (Baca: Sleman Waspadai Penyebaran Corona OTG Perjalanan Luar Kota)

Dengan adanya kebijakan pembukaan kembali ruas jalan yang semula ditutup, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi berharap perekonomian di Ibu Kota Jawa Tengah dapat kembali berangsur pulih. Dia juga sempat menyinggung niataannya untuk melakukan pelonggaran pembatasan kegiatan masyarakat secara bertahap di Kota Semarang.

“Terkait new normal, Kota Semarang telah dipersiapkan lebih awal, yaitu dengan menetapkan PKM yang esensinya hampir sama dengan New Normal untuk daerah yang memberlakukan PSBB,” katanya.

Sebelum melakukan kebijakan pembukaan ruas jalan, Pemkot Semarang juga sudah lebih dulu mengeluarkan panduan kegiatan pada tempat ibadah, di tempat olah raga, juga peningkatan batasan jumlah warga dalam suatu kegiatan, yang semula 10 orang menjadi 30 orang.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heboh Kereta Kencana...
Heboh Kereta Kencana Bupati Pekalongan Tabrak Mobil dan Kerumunan Warga
Demam Citayam Fashion...
Demam Citayam Fashion Week di Tunjungan Surabaya Dibubarkan Satpol PP
Satpol PP Kota Bandung...
Satpol PP Kota Bandung Panggil 3 Pengelola Mal yang Diduga Timbulkan Kerumunan
Nekat Konvoi Malam Tahun...
Nekat Konvoi Malam Tahun Baru, Siap-siaplah Dibubarkan Polisi
Langgar Ketertiban Umum...
Langgar Ketertiban Umum dan Ganggu Jalan, Replika Boneka Squid Game Dicopot
FPI Diduga Deklarasi...
FPI Diduga Deklarasi di Masjid Daarul Khoirot Cilame, Videonya Viral
Pulih dari Covid-19,...
Pulih dari Covid-19, PM Singapura Diizinkan Kembali Bekerja
PM Singapura Positif...
PM Singapura Positif Covid-19 Usai Lawatan ke Afrika
Pandemi Corona Sebabkan...
Pandemi Corona Sebabkan 10 Ribu Personel AD Amerika Alami Obesitas
Rekomendasi
5 Cara Memilih Tempat...
5 Cara Memilih Tempat Top Up Game yang Terpercaya, AntiScam!
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
Berita Terkini
BOLT Berkurban: Satu...
BOLT Berkurban: Satu Momen, Seribu Kebaikan
Mahasiswa Aliansi UNJ...
Mahasiswa Aliansi UNJ Melawan Turun ke Jalan, Ini Tuntutannya
Kemendagri Bersama Malaysia...
Kemendagri Bersama Malaysia Sepakat Wujudkan Pembangunan Inklusif di Perbatasan
Perindo Sultra Bagi-bagi...
Perindo Sultra Bagi-bagi 500 Kupon BBM Pertamax Gratis untuk Ojol dan Warga Kendari
Amnesty International...
Amnesty International Desak TNI Tak Dilibatkan Jaga Demo Mahasiswa Hari Ini
Polisi Imbau Mahasiswa...
Polisi Imbau Mahasiswa Waspadai Demo Hari Ini Ditunggangi
Infografis
Tarif PPN Negara-Negara...
Tarif PPN Negara-Negara di Asia Tenggara pada 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved