Demam Citayam Fashion Week di Tunjungan Surabaya Dibubarkan Satpol PP
Senin, 25 Juli 2022 - 03:43 WIB
loading...
Tunjungan Street Fashion Week Surabaya dibubarkan Satpol PP Kota Surabaya, karena menimbulkan kerumunan dan mengganggu lalu lintas. Foto/iNews TV/Hari Tambayong
A
A
A
SURABAYA - Aksi fashion di jalur penyeberangan di Jalan Tunjungan Kota Surabaya, akibat demam Citayam Fashion Week Jakarta, dibubarkan Satpol PP Kota Surabaya. Pagelaran peragaan buasana di jalanan ini, dianggap menimbulkan kerumunan dan mengganggu lalu lintas.
Baca juga: Aparat Gabungan Bubarkan Citayam Fashion Week
Awalnya, pagelaran peragaan busana di jalur penyeberangan pejalan kaki layaknya Citayam Fashion Week tersebut berlangsung meriah. Mulai dari remaja, hingga ibu rumah tangga nampak asyik berjalan layaknya di cat walk di tengah Jalan Tunjungan.
Mereka yang hadir mengenakan berbagai pakaian, dan tampil modis. Lalu, berjalan berlenggak-lenggok di jalur penyeberangan untuk pejalan kaki, layaknya Citayam Fashion Week.
Baca juga: Gerebek Hotel di Batu Bara, Polisi Tangkap 2 Pria dan 1 Wanita
Salah satu peserta Tunjungan Street Fashion Week, Aji Vagasto (21) mengaku sengaja ikut meramaikan Tunjungan Street Fashion Week, dengan pakaian java style. "Saya ingin berekspresi dengan fashion budaya kita," ungkapnya.
Baca juga: Aparat Gabungan Bubarkan Citayam Fashion Week
Awalnya, pagelaran peragaan busana di jalur penyeberangan pejalan kaki layaknya Citayam Fashion Week tersebut berlangsung meriah. Mulai dari remaja, hingga ibu rumah tangga nampak asyik berjalan layaknya di cat walk di tengah Jalan Tunjungan.
Mereka yang hadir mengenakan berbagai pakaian, dan tampil modis. Lalu, berjalan berlenggak-lenggok di jalur penyeberangan untuk pejalan kaki, layaknya Citayam Fashion Week.
Baca juga: Gerebek Hotel di Batu Bara, Polisi Tangkap 2 Pria dan 1 Wanita
Salah satu peserta Tunjungan Street Fashion Week, Aji Vagasto (21) mengaku sengaja ikut meramaikan Tunjungan Street Fashion Week, dengan pakaian java style. "Saya ingin berekspresi dengan fashion budaya kita," ungkapnya.
Lihat Juga :