Gelar Rapid Test Gratis, Kajati Sulsel Klaim Seluruh Pegawai Bebas COVID-19
Senin, 22 Juni 2020 - 14:34 WIB
loading...
Kejati Sulsel menggelar rapid test gratis, dimana hasilnya seluruh pegawai dan staf dinyatakan bebas COVID-19. Foto/Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Seluruh pegawai dan staf Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel kembali menjalani rapid test di Kantor Kejati Sulsel, Senin (22/6/2020). Hal tersebut diakui sengaja dilakukan untuk kesekian kalinya dengan maksud untuk memastikan, Kejati Sulsel siap menghadapi new normal life.
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulsel, Firdaus Dewilmar, mengatakan profesi jaksa menjadi kelompok rentan terpapar COVID-19. Pasalnya, kata dia, jaksa sejauh ini memang berinteraksi dengan semua kalangan masyarakat, sehingga rapid test memang harus dilakukan lagi saat ini.
"Profesi jaksa ini kan interaksinya menyentuh semua kalangan masyarakat. Makanya rapid test ini kembali kita gelar untuk kesekian kalinya. Tujuannya untuk memastikan kita aman menjalani new normal life," ujar dia.
Lebih jauh terkait hasil rapid test ini, Firdaus Dewilmar mengaku bersyukur lantaran hasil rapid test tersebut tidak ada satu pun pegawai dan staf yang dinyatakan positif. "Alhamdulillah kabar baiknya semua yang rapid test tidak ada yang positif, artinya kita siap menjalankan tugas lagi," tukasnya.
Kendati demikian, Firdaus mengingatkan dan berharap seluruh pegawai dan staf tetap mengikuti protokol kesehatan, dengan selalu mencuci tangan dan menggunakan masker.
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulsel, Firdaus Dewilmar, mengatakan profesi jaksa menjadi kelompok rentan terpapar COVID-19. Pasalnya, kata dia, jaksa sejauh ini memang berinteraksi dengan semua kalangan masyarakat, sehingga rapid test memang harus dilakukan lagi saat ini.
"Profesi jaksa ini kan interaksinya menyentuh semua kalangan masyarakat. Makanya rapid test ini kembali kita gelar untuk kesekian kalinya. Tujuannya untuk memastikan kita aman menjalani new normal life," ujar dia.
Lebih jauh terkait hasil rapid test ini, Firdaus Dewilmar mengaku bersyukur lantaran hasil rapid test tersebut tidak ada satu pun pegawai dan staf yang dinyatakan positif. "Alhamdulillah kabar baiknya semua yang rapid test tidak ada yang positif, artinya kita siap menjalankan tugas lagi," tukasnya.
Kendati demikian, Firdaus mengingatkan dan berharap seluruh pegawai dan staf tetap mengikuti protokol kesehatan, dengan selalu mencuci tangan dan menggunakan masker.
Lihat Juga :