Polres Maros Gelar Operasi Ketupat, Warga Diingatkan Protokol Kesehatan
Jum'at, 22 April 2022 - 18:37 WIB
loading...
Bupati Maros As Chaidir Syam saat menghadiri Apel Operasi Ketupat 2022. Foto: Sindonews/Najmi Limonu
A
A
A
MAROS - Kepolisian Resor (Polres) Maros, menggelar apel gelar pasukan Operasi Terpusat Ketupat 2022 di Halaman Mapolres Maros , Jumat (22/4/2023).
Operasi Ketupat ini digelar dalam rangka pengamanan hari Raya Idul Fitri 1443 H. Apel gelar tersebut dipimpin langsung Bupati Maros As Chaidir Syam dan dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Maros diantaranya Kapolres Maros AKBP H Fachtur R, Dandim 1422 Maros Letkol Inf Budi Rahman.
Baca Juga: Bupati Maros Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2021 di Polres Maros
Bupati Maros AS Chaidir Syam, yang membacakan amanat serentak Kapolri mengatakan, kebijakan pemerintah untuk tidak melarang masyarakat melakukan perjalanan mudik telah ditanggapi dengan eforia. Hal ini terbukti berdasarkan hasil survey Badan Litbang Kemenhub RI, yang diprediksi sekitar 85,5 juta masyarakat akan melaksanakan mobilitas/perjalanan selama lebaran.
"Jadi hendaknya ini menjadi perhatian seluruh elemen yang terlibat dalam kegiatan ini. Seluruh pihak harus bekerja sama untuk membantu ketertiban dan kelancaran arus mudik tahun ini," ujar Chaidir seusai upacara gelar operasi ketupat.
Kapolres Maros, AKBP Fachtur R menjelaskan, operasi ketupat tahun 2022 beda dengan tahun lalu. Berdasarkan kebijakan pemerintah untuk tidak melarang .asyarakat melakukan perjalan mudik.
"Tahun ini pemerintah sudah membolehkan mudik. Hanya saja dengan memamatuhi protokol kesehatan, " tegasnya.
Operasi Ketupat ini digelar dalam rangka pengamanan hari Raya Idul Fitri 1443 H. Apel gelar tersebut dipimpin langsung Bupati Maros As Chaidir Syam dan dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Maros diantaranya Kapolres Maros AKBP H Fachtur R, Dandim 1422 Maros Letkol Inf Budi Rahman.
Baca Juga: Bupati Maros Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2021 di Polres Maros
Bupati Maros AS Chaidir Syam, yang membacakan amanat serentak Kapolri mengatakan, kebijakan pemerintah untuk tidak melarang masyarakat melakukan perjalanan mudik telah ditanggapi dengan eforia. Hal ini terbukti berdasarkan hasil survey Badan Litbang Kemenhub RI, yang diprediksi sekitar 85,5 juta masyarakat akan melaksanakan mobilitas/perjalanan selama lebaran.
"Jadi hendaknya ini menjadi perhatian seluruh elemen yang terlibat dalam kegiatan ini. Seluruh pihak harus bekerja sama untuk membantu ketertiban dan kelancaran arus mudik tahun ini," ujar Chaidir seusai upacara gelar operasi ketupat.
Kapolres Maros, AKBP Fachtur R menjelaskan, operasi ketupat tahun 2022 beda dengan tahun lalu. Berdasarkan kebijakan pemerintah untuk tidak melarang .asyarakat melakukan perjalan mudik.
"Tahun ini pemerintah sudah membolehkan mudik. Hanya saja dengan memamatuhi protokol kesehatan, " tegasnya.
Lihat Juga :