Pantau Terminal Peti Kemas Kariangau, Gubernur Kaltim: Sangat Strategis Hasilkan PAD
Rabu, 12 Maret 2025 - 15:02 WIB
loading...
Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Masud mengunjungi PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) di Balikpapan. Foto/istimewa
A
A
A
KALTIM - Gubernur Kalimantan Timur ( Kaltim ) Rudy Mas'ud mengunjungi PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) di Balikpapan. Kunjungan untuk melihat aktivitas Pelabuhan dan Terminal Peti Kemas Kariangau.
Menurut Rudy Mas'ud, PT KKT merupakan unit usaha yang didirikan oleh Perusda Melati Bakti Satya (MBS) dan PT Pelindo IV. KKT mengelola bisnis pelabuhan dan terminal peti kemas.
"Ini adalah aset Pemprov Kaltim yang sangat strategis untuk menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD)," katanya, Rabu (12/3/2025).
Gubernur berharap agar potensi besar KKT bisa terus dikembangkan. Misal pengembangan dermaga yang saat ini memiliki panjang 270 meter akan diperpanjang hingga 1.000 meter ke sisi kanan dan kiri.
Baca juga: Kumpulkan Zakat Karyawan, PT Pupuk Kaltim Raih Penghargaan dari Baznas
Pengembangan ini akan dilakukan untuk mendukung aktivitas perkapalan dan angkutan logistik Kaltim, serta mengantisipasi pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang pasti memerlukan banyak material dan logistik.
"Terminal peti kemas ini sangat strategis. Sangat baik untuk distribusi barang dan jasa agar bisa menekan inflasi. Bahkan harga akan lebih terjangkau dan ketahanan makanan untuk konsumsi masyarakat akan lebih terjamin," jelas Rudy.
Menurut Rudy Mas'ud, PT KKT merupakan unit usaha yang didirikan oleh Perusda Melati Bakti Satya (MBS) dan PT Pelindo IV. KKT mengelola bisnis pelabuhan dan terminal peti kemas.
"Ini adalah aset Pemprov Kaltim yang sangat strategis untuk menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD)," katanya, Rabu (12/3/2025).
Gubernur berharap agar potensi besar KKT bisa terus dikembangkan. Misal pengembangan dermaga yang saat ini memiliki panjang 270 meter akan diperpanjang hingga 1.000 meter ke sisi kanan dan kiri.
Baca juga: Kumpulkan Zakat Karyawan, PT Pupuk Kaltim Raih Penghargaan dari Baznas
Pengembangan ini akan dilakukan untuk mendukung aktivitas perkapalan dan angkutan logistik Kaltim, serta mengantisipasi pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang pasti memerlukan banyak material dan logistik.
"Terminal peti kemas ini sangat strategis. Sangat baik untuk distribusi barang dan jasa agar bisa menekan inflasi. Bahkan harga akan lebih terjangkau dan ketahanan makanan untuk konsumsi masyarakat akan lebih terjamin," jelas Rudy.
Lihat Juga :