Di Masa Pandemi COVID-19, RS Siloam Bukukan Pendapatan Tertinggi pada 2021

Kamis, 31 Maret 2022 - 00:33 WIB
loading...
Di Masa Pandemi COVID-19, RS Siloam Bukukan Pendapatan Tertinggi pada 2021
Meski didera pandemi COVID-19, Rumah Sakit (RS) Grup Lippo, PT Siloam International Hospitals Tbk. (SILO) mampu mencatatkan pendapatan tertinggi pada 2021, yakni sebesar Rp7,64 triliun. Foto dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Meski didera pandemi COVID-19 , Rumah Sakit (RS) Grup Lippo, PT Siloam International Hospitals Tbk. (SILO) mampu mencatatkan pendapatan tertinggi pada 2021, yakni sebesar Rp7,64 triliun.

Presiden Direktur Siloam International Hospitals Darjoto Setyawan mengungkapkan, jumlah ini meningkat sekitar 33 persen bila dibandingkan pada 2020. Baca juga: Maknai Hari Kesehatan Nasional, RS Siloam Sentosa Tambah Fasilitas CT Scan



"EBITDA pada 2021 tercatat sebesar Rp1,96 triliun, meningkat 64 persen dibandingkan dengan 2020. Sementara Margin EBITDA pada 2021 adalah 26 persen, meningkat dari 22 persen pada 2020," kata Darjoto Setyawan, Rabu (30/3/2022).

Pada 2021, laba bersih Siloam tercatat sebesar Rp700 miliar meningkat 459 persen dibandingkan dengan 2020. Margin laba bersih 2021 adalah 9 persen, meningkat dari 2 persen pada 2020.

Saat ini, lanjut Darjoto, manajemen terus fokus berinvestasi pada program dan kemampuan klinisnya selama dua tahun ini dan program-program. "Ini akan menuntun Siloam kepada peningkatan pendapatan dan pelayanan kesehatan yang lebih baik di masa depan," pungkasnya.

Dia juga menjelaskan bahwa arus kas bebas tercatat sebesar Rp1,45 triliun pada 2021, dan di akhir periode FY21, posisi Kas Bersih Siloam berada di angka Rp1,91 triliun. Baca juga: 100 Pasien Dapat Hadiah pada HUT Ke-10 Siloam Hospitals Semanggi

"Kinerja finansial dan posisi kas bersih Siloam yang kuat memberikan peluang besar untuk pertumbuhan dan investasi berkelanjutan dalam bisnis perseroan," ungkapnya.

Secara keseluruhan, tambahnya, program pengendalian biaya telah berjalan dengan baik. "Sejak bulan Juli 2021, perseroan melihat penurunan beban material dan beban operasional dalam presentasi terhadap pendapatan base case," tutupnya.
(don)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1682 seconds (10.177#12.26)