Tes PCR Dihapus, Disparbud KBB Minta Pengelola Wisata Antisipasi Naiknya Kunjungan
Sabtu, 12 Maret 2022 - 13:35 WIB
loading...
Objek wisata di kawasan Lembang, KBB, harus mengantisipasi adanya lonjakan wisatawan seiring dengan pelonggaran dihapuskannya syarat tes COVID-19 bagi pelaku perjalanan domestik. Foto/Dok.MPI
A
A
A
BANDUNG BARAT - Kebijakan penghapusan syarat tes COVID-19 bagi pelaku perjalanan domestik dinilai bakal meningkatkan kembali angka kunjungan wisatawan. Ketentuan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Kepala Satgas COVID-19 Nomor 11 Tahun 2022.
Di surat edaran dijelaskan bahwa tes PCR dan antigen dihapus bagi pelaku perjalanan domestik dengan moda transportasi udara, laut, darat. Baik itu menggunakan kendaraan pribadi atau umum, penyeberangan, dan kereta api, antarkota, dari dan ke daerah di seluruh Indonesia. Baca juga: Petugas Gabungan Tes Covid-19 di Terminal Kampung Melayu, Warganet: Mangga Besar Pak
Hal tersebut yang diantisipasi oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang meminta agar pengelola objek wisata mempersiapkan diri. Mengingat daerah KBB khususnya Lembang menjadi salah satu destinasi favorit bagi wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia untuk berlibur.
"Ini harus diantisipasi, adanya kelonggaran itu pasti akan meningkatkan jumlah wisatawan. Tapi, jangan sampai malah menimbulkan kerumunan," kata Kepala Disparbud KBB, Heri Partomo, Sabtu (12/3/2022).
Di surat edaran dijelaskan bahwa tes PCR dan antigen dihapus bagi pelaku perjalanan domestik dengan moda transportasi udara, laut, darat. Baik itu menggunakan kendaraan pribadi atau umum, penyeberangan, dan kereta api, antarkota, dari dan ke daerah di seluruh Indonesia. Baca juga: Petugas Gabungan Tes Covid-19 di Terminal Kampung Melayu, Warganet: Mangga Besar Pak
Hal tersebut yang diantisipasi oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang meminta agar pengelola objek wisata mempersiapkan diri. Mengingat daerah KBB khususnya Lembang menjadi salah satu destinasi favorit bagi wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia untuk berlibur.
"Ini harus diantisipasi, adanya kelonggaran itu pasti akan meningkatkan jumlah wisatawan. Tapi, jangan sampai malah menimbulkan kerumunan," kata Kepala Disparbud KBB, Heri Partomo, Sabtu (12/3/2022).
Lihat Juga :