Tidak Sesuai Spesifikasi, Ribuan Laptop Senilai Rp35 M Ditolak Pemkot Madiun
Selasa, 04 Januari 2022 - 16:40 WIB
loading...
Laptop gratis untuk belajar siswa dikembalikan Pemkot Madiun. Foto: Arif/MNC Media
A
A
A
MADIUN - Impian para pelajar di Madiun untuk mendapatkan laptop gratis di era pandemi harus tertunta. Lantaran, Pemkot Madiun menolak ribuan laptop karena dianggap bermasalah dan tidak sesuai sepesifikasinya.
Pemkot Madiun juga berdalih, jika menerima laptop itu dan melakukan pembayaran Rp35 Miliar akan berisiko hukum.
PPK Pengadaan Laptop Dindik Madiun, Noor Aflah mengatakan, laptop yang dikembalikan berjumlah 4.880 unit. Rencananya, ribuan laptop itu akan dibagikan kepada para pelajar di Kota Madiun secara gratis.
Baca juga: Pemerintah Siap Perbaiki Rumah Rusak Akibat Puting Beliung di Madiun
"Tapi sayang, laptop merk Axio yang dipesan dari PT Pins, anak perusahaan PT Telkom itu tidak sesuai spesifikasi yang dipesan. Jadi terpaksa kami tolak," katanya, Selasa (4/1/2021).
Pemkot Madiun juga berdalih, jika menerima laptop itu dan melakukan pembayaran Rp35 Miliar akan berisiko hukum.
PPK Pengadaan Laptop Dindik Madiun, Noor Aflah mengatakan, laptop yang dikembalikan berjumlah 4.880 unit. Rencananya, ribuan laptop itu akan dibagikan kepada para pelajar di Kota Madiun secara gratis.
Baca juga: Pemerintah Siap Perbaiki Rumah Rusak Akibat Puting Beliung di Madiun
"Tapi sayang, laptop merk Axio yang dipesan dari PT Pins, anak perusahaan PT Telkom itu tidak sesuai spesifikasi yang dipesan. Jadi terpaksa kami tolak," katanya, Selasa (4/1/2021).
Lihat Juga :