Antisipasi La Nina, Pengelola Wisata Dilatih Mitigasi Bencana
Jum'at, 03 Desember 2021 - 21:17 WIB
loading...
Kepala Pelaksana BPBD KBB Duddy Prabowo memberikan pelatihan dasar kebencanaan kepada pelaku usaha wisata sebagai antisipasi ketika terjadi bencana alam akibat cuaca ekstrem. Foto: Istimewa
A
A
A
BANDUNG BARAT - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bandung Barat (KBB) bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI memberikan pelatihan mitigasi bencana kepada pelaku pariwisata.
Pelatihan digelar selama tiga hari dengan menghadirkan narasumber Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, Duddy Prabowo, dan narasumber lainnya. Peserta yang terlibat dari unsur pengelola destinasi pariwisata, hotel, restoran, dan kelompok sadar wisata (Pokdarwis).
Baca juga: BMKG Jelaskan Potensi Tsunami 8 Meter di Cilegon Hanya Mitigasi Skenario Terburuk
"Pelatihan ini diikuti 40 peserta dari pelaku pariwisata hingga aparat desa yang daerahnya rawan bencana, agar mereka bisa mengetahui apa yang harus dilakukan ketika terjadi bencana," kata Kepala Bidang Pariwisata, Disparbud KBB, David Oot usai penutupan kegiatan, Jumat (3/12/2021).
David menjelaskan, selain pemaparan teori dan pemahaman antisipasi kebencanaan, para peserta juga diajak melakukan orientasi dan praktik lapangan di Orchid Forest, Cikole, Lembang. Bagaimana penyelamatan yang harus dilakukan saat terjadi bencana, jalur evakuasi yang harus disiapkan, hingga memberikan nafas buatan sampai teknik menggendong korban.
Baca juga: Kasus Covid-19 Bertambah 311 Sehari, Jawa Barat Tertinggi
Pelatihan digelar selama tiga hari dengan menghadirkan narasumber Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, Duddy Prabowo, dan narasumber lainnya. Peserta yang terlibat dari unsur pengelola destinasi pariwisata, hotel, restoran, dan kelompok sadar wisata (Pokdarwis).
Baca juga: BMKG Jelaskan Potensi Tsunami 8 Meter di Cilegon Hanya Mitigasi Skenario Terburuk
"Pelatihan ini diikuti 40 peserta dari pelaku pariwisata hingga aparat desa yang daerahnya rawan bencana, agar mereka bisa mengetahui apa yang harus dilakukan ketika terjadi bencana," kata Kepala Bidang Pariwisata, Disparbud KBB, David Oot usai penutupan kegiatan, Jumat (3/12/2021).
David menjelaskan, selain pemaparan teori dan pemahaman antisipasi kebencanaan, para peserta juga diajak melakukan orientasi dan praktik lapangan di Orchid Forest, Cikole, Lembang. Bagaimana penyelamatan yang harus dilakukan saat terjadi bencana, jalur evakuasi yang harus disiapkan, hingga memberikan nafas buatan sampai teknik menggendong korban.
Baca juga: Kasus Covid-19 Bertambah 311 Sehari, Jawa Barat Tertinggi
Lihat Juga :