Jember Fashion Carnaval 2024 Suguhkan Penampilan Berkelas Internasional
Senin, 05 Agustus 2024 - 15:06 WIB
loading...
Jember Fashion Carnaval (JFC) 2024 kembali hadir dengan kemegahan dan inovasi yang luar biasa. Foto/Istimewa
A
A
A
JEMBER - Jember Fashion Carnaval (JFC) 2024 hadir dengan kemegahan dan inovasi yang luar biasa. Sebagai ajang pergelaran busana terbesar di Indonesia, JFC tidak hanya menampilkan parade kostum spektakuler, tetapi panggung desainer muda berbakat lokal menunjukkan karyanya.
Tahun ini, JFC menggabungkan fashion dengan teknologi, menjadi daya tarik tersendiri. Acara ini dilaksanakan di lokasi yang luas, dari Central Park hingga Gedung Olah Raga dengan jarak 3,6 kilometer, di daerah Sultan Agung dan Kaliwates.
Dengan tema "Algorithm: Beyond Binary of Our Soul," JFC 2024 menjadikan Jember sebagai trendsetter dalam karnaval dunia. Peserta acara ini berasal dari Kabupaten Jember dan berbagai daerah lain di Indonesia, terdiri dari anak-anak hingga dewasa.
Baca Juga: Jember Fashion Carnaval Diusulkan Masuk Kalender Wisata Internasional
JFC 2024 dibagi menjadi 10 sub-tema, yaitu Betta Fish, Climate, Versailles, Rio, Chess, Zodiac, Fairy, Wayang, Jember, dan Media. Tahun ini, JFC lebih memperhatikan lingkungan dengan penggunaan bahan daur ulang minimal 30 persen oleh peserta.
Tahun ini, JFC menggabungkan fashion dengan teknologi, menjadi daya tarik tersendiri. Acara ini dilaksanakan di lokasi yang luas, dari Central Park hingga Gedung Olah Raga dengan jarak 3,6 kilometer, di daerah Sultan Agung dan Kaliwates.
Dengan tema "Algorithm: Beyond Binary of Our Soul," JFC 2024 menjadikan Jember sebagai trendsetter dalam karnaval dunia. Peserta acara ini berasal dari Kabupaten Jember dan berbagai daerah lain di Indonesia, terdiri dari anak-anak hingga dewasa.
Baca Juga: Jember Fashion Carnaval Diusulkan Masuk Kalender Wisata Internasional
JFC 2024 dibagi menjadi 10 sub-tema, yaitu Betta Fish, Climate, Versailles, Rio, Chess, Zodiac, Fairy, Wayang, Jember, dan Media. Tahun ini, JFC lebih memperhatikan lingkungan dengan penggunaan bahan daur ulang minimal 30 persen oleh peserta.
Lihat Juga :