Mahasiswi hingga Karyawan Cantik Digerebek Saat Bersetubuh di Hotel

Minggu, 24 Oktober 2021 - 10:49 WIB
Mahasiswi hingga Karyawan Cantik Digerebek Saat Bersetubuh di Hotel
Operasi penyakit masyarakat yang dilakukan tim gabungan dari Dinas Sosial, Satpol PP, dan polisi di Kota Makasssar, mendapati delapan pasangan mesum. Foto/iNews TV/Muhammad Nur Bone
A A A
MAKASSAR - Pasangan mesum kembali terjaring razia gabungan dari sejumlah hotel dan wisma di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (24/10/2021). Razia gabungan ini digelar Dinas Sosial, Satpol PP, dan aparat kepolisian.

Baca juga: 4 Pasangan Mesum Asyik Bersetubuh di Kamar Hotel di Makassar

Tercatat ada delapan pasangan mesum yang terjaring razia, mereka merupakan pasangan mahasiswa, karyawan, buruh, hingga lansia. Saat diperiksa identitasnya, pasangan-pasangan ini belum memiliki ikatan pernikahan.





Dalam razia gabungan yang digelar di hotel dan wisma yang ada di sepanjang Jalan Andi Tonro, Jalan Kumala, dan Jalan Mappoddang, petugas gabungan juga mendapati lima wanita yang diduga pekerja seks komersial, serta tisu obat kuat.

Baca juga: Kisah Ida Ayu Nyoman Rai Srimben, Nenek Sukmawati Soekarnoputri yang Nekat Melawan Adat demi Cinta

Mereka yang terjaring razia, memiliki berbagai alasan saat berada di dalam hotel dan wisma tersebut. Ada yang masih pacaran dan sedang mengerjakan tugas, serta ada pula yang mengaku akan menikah.

Petugas gabungan tak bergeming dengan berbagai alasan tersebut, pasangan mesum ini diangkut menggunakan truk dan dibawa ke Dinas Sosial Kota Makassar, untuk menjalani pemeriksaan dan pembinaan.

Baca juga: Mulut Berbisa Mahapati, Mengadu Domba para Pejuang Pendiri Majapahit hingga Mati Tragis Sebagai Pemberontak

"Ada delapan pasangan mesum, dan lima wanita yang kita jaring," ujar Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Muhyiddin Mustakim. Dia juga mengaku, pasangan mesum ini telah mengganggu dan meresahkan masyarakat, makanya dirazia dan dibina dengan melibatkan keluarganya.
(eyt)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2334 seconds (11.210#12.26)