Memilukan, Hidup dalam Kemiskinan Atlet Cantik Berprestasi Ini Kini jadi Buruh Tani

Jum'at, 22 Oktober 2021 - 23:49 WIB
Memilukan, Hidup dalam Kemiskinan Atlet Cantik Berprestasi Ini Kini jadi Buruh Tani
Jovika Indri Steven, atlet berprestasi di cabang atletik asal Kabupaten Lampung Selatan, luput dari perhatian pemerintah hingga harus membantu ibunya bertani. Foto/iNews TV/Heri Fulistiawan
A A A
LAMPUNG SELATAN - Demi menyambung hidup, Jovika Indri Steven, atlet putri berprestasi dari Kabupaten Lampung Selatan ini, kini harus membantu ibunya menjadi buruh tani. Atlet atletik ini, telah banyak mendulang prestasi dan mengharumkan nama kabupatennya.

Baca juga: Minim Apresiasi, Atlet Peraih Emas PON Papua Asal Tuban Ini Kembali Bertani di Ladang Orang Tua

Sayangnya, prestasi yang diraih Jovika di lintasan lari dan lompat jauh, tak sebanding dengan perhatian pemerintah daerah kepadanya. Pada era 2014-2019, wanita berkulit sawo matang ini, berkali-kali meraih medali diajang Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Lampung.





Sayangnya, prestasi di bidang olah raga itu tak mampu mengangkat kehidupan ekonomi keluarganya. Ayahnya yang telah meninggal dunia sejak Jovika berusia lima tahun, membuat ibunya harus bekerja ekstra keras untuk menghidupi keluarganya.

Baca juga: Jumat Legi Malang Raya Diguncang Gempa Bumi, Warga Sampai Gemetaran

Ibu dan anak ini tinggal di rumah semi permanen, yang kondisinya banyak mengalami keterbatasan. "Sebenarnya saya tetap ingin mengabdi untuk Lampung Selatan, melalui cabang olah raga atletik," ungkap Jovika.

Jovika berharap, dimasa sulitnya mencari pekerjaan saat ini, pemerintah bisa memperhatikan dan mempertimbangkan atas prestasi yang pernah diraihnya, sehingga bisa membantu meringankan beban orang tuanya.

Baca juga: 4 Anggota TNI AU Babak Belur Diamuk Massa saat Hendak Ambil Mobil yang Digelapkan Penyewa

Ibunda Jovika, Indri mengatakan, setelah sang suami meninggal dunia dirinya menjadi tulang punggung keluarga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. "Setiap hari saya bekerja sebagai petani padi, sementara bantuan dari pemerintah belum pernah dapat," ujarnya.
(eyt)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2130 seconds (11.252#12.26)