Aniaya Pemuda yang Diduga Bajing Loncat hingga Tewas, Sopir Truk Tersangka
Jum'at, 22 Oktober 2021 - 01:18 WIB
loading...
Sopir truk yang menganiaya pemuda karena disangka bajing loncat hingga tewas ditetapkan jadi tersangka. Foto: iNewsTV/Yudha Bahar
A
A
A
MEDAN - Seorang sopir truk di Kota Medan , Dedi Iskandar (40) ditetapkan sebagai tersangka usai menganiaya seorang pemuda yang diduga bajing loncat berada di atas truknya hingga tewas .
Saat peristiwa tersebut terjadi, Warga Batang Kilat Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Labuhan itu tengah menunggu uang jalan dari mandor dikejutkan dengan adanya gerakan dari dalam muatan truknya yang diparkir di depan gudang tempat kerjanya, Jalan Komodor Laut Tos Sudarso, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan.
Baca juga: Berdalih Pemerasan, Wartawan Korban Penyiraman Air Keras Dilaporkan Tersangka ke Polisi
Melihat adanya balok di sekitar, tersangka langsung naik ke atas truk dan memukuli areal yang bergerak sebanyak 6 kali dan mendapati seseorang kabur dari muatan truk.
“Ketika kembali mengecek, saya melihat gerakan kembali dari dalam muatan dan memukul seseorang yang diduga bajing loncat sebanyak 4 kali, hingga tak sadarkan diri dan meninggal setelah sempat mendapatkan perawatan,” kata Deni di hadapan polisi.
Saat peristiwa tersebut terjadi, Warga Batang Kilat Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Labuhan itu tengah menunggu uang jalan dari mandor dikejutkan dengan adanya gerakan dari dalam muatan truknya yang diparkir di depan gudang tempat kerjanya, Jalan Komodor Laut Tos Sudarso, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan.
Baca juga: Berdalih Pemerasan, Wartawan Korban Penyiraman Air Keras Dilaporkan Tersangka ke Polisi
Melihat adanya balok di sekitar, tersangka langsung naik ke atas truk dan memukuli areal yang bergerak sebanyak 6 kali dan mendapati seseorang kabur dari muatan truk.
“Ketika kembali mengecek, saya melihat gerakan kembali dari dalam muatan dan memukul seseorang yang diduga bajing loncat sebanyak 4 kali, hingga tak sadarkan diri dan meninggal setelah sempat mendapatkan perawatan,” kata Deni di hadapan polisi.
Lihat Juga :