1 Santri Tewas Dianiaya, Polisi Periksa Pengasuh Pondok Pesantren di Sidoarjo

Sabtu, 16 Oktober 2021 - 19:31 WIB
1 Santri Tewas Dianiaya, Polisi Periksa Pengasuh Pondok Pesantren di Sidoarjo
Polresta Sidoarjo, terus menyelidiki kasus penganiayaan terhadap lima santri di pondok pesantren yang ada di Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo. Foto/iNews TV/Pramono Putra
A A A
SIDOARJO - Lima santri di pondok pesantren yang ada di Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, menjadi korban penganiayaan. Salah satu korbannya sampai meninggal dunia. Kini penyidik Polresta Sidoarjo, terus melakukan penyelidikan.

Baca juga: Pelaku Penganiayaan Ditembak hingga Koma, Warga Desa Balebo Blokade Jalan Utama Luwu Utara

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan polisi, diketahui jika pelaku penganiayaan masih anak-anak. Rencananya, penyidik Polresta Sidoarjo juga akan memanggil pengasuh pondok pesantren untuk dimintai keterangan.





Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro menyebutkan, pelaku penganiayaan adalah para santri senior yang usainya masih anak-anak. "Pelakunya penganiayaan masih anak-anak, sehingga tidak bisa disebutkan identitasnya," tuturnya, Sabtu (16/10/2021).

Baca juga: Selamat dari Susur Sungai Maut di Ciamis, Santri Ini Mengaku Ditolong Wanita Cantik Misterius

Menurut Kusumo, dari hasil pemeriksaan sementara polisi telah mengetahui terduga pelaku penganiayaan, namun hingga kini polisi belum menetapkan status tersangka. Seluruh santri yang diperiksa hingga kini masih berstatus saksi.

Kasus penganiayaan terhadap santri yunior ini, diduga bermotif ketidakcocokan antara santri senior dengan santri yunior. Ketidakcocokan ini diduga dipicu masalah pencurian uang di dalam pondok pesantren.

Baca juga: Tangis Pecah Mengiringi Pemakaman Leonal Adi Putra, Bocah 8 Tahun Korban Gempa Bali

Selain menyebabkan seorang santri meninggal dunia, kasus penganiayaan di dalam pondok pesantren ini juga menyebabkan empat santri lainnya mengalami luka-luka, dan harus dirawat intensif di rumah sakit.
(eyt)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2465 seconds (11.210#12.26)