Motif Dua Preman Ancam Guru Merching Band di Tangsel karena Kesal Tak Dikasih Uang

Sabtu, 15 Februari 2025 - 21:22 WIB
loading...
Motif Dua Preman Ancam...
Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Victor D.H. Inkiriwang mengatakan, motif kedua pelaku mengancam guru TK lantaran kesal tak diberi uang. Foto/SindoNews
A A A
TANGSEL - Polisi menangkap dua preman yang mengancam guru marching band di kawasan Pamulang, Tangsel yang sempat viral di media sosial. Motifnya, dua pelaku itu diduga kesal pada guru TK tersebut karena tak memberikan uang saat dipalak keduanya.

"Pengancaman dilakukan diduga karena kedua pelaku tidak terima ketika tidak diberi sejumlah uang oleh korban, yakni guru," ujar Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Victor D.H. Inkiriwang, Sabtu (15/2/2025).

Menurut Victor peristiwa pembubaran kegiatan marching band, perusakan alat, hingga pengancaman terhadap guru terjadi di depan Yayasan An-Nahl Islamic School, Perumahan Permata Pamulang, Setu, Kota Tangerang Selatan pada Jumat, 14 Februari 2025 pukul 16.30 WIB.

Baca juga: Usai Viral, 2 Preman yang Palak dan Bubarkan Marching Band Anak TK Ditangkap

"Setelah mendapatkan informasi kejadian tersebut, saya langsung mengarahkan Polsek Cisauk dan Sat Reskrim Polres Tangerang Selatan untuk segera mengungkap kejadian tersebut dan menjaga keamanan masyarakat yang berada di sekitar tempat kejadian," tuturnya.

Tak lama, dua pelaku berinisial S (24) dan N (58) diamankan polisi di lokasi berbeda. Adapun saat melakukan pengancaman dan perusakan, pelaku mengeluarkan senjata tajam dan menodongkannya pada guru TK di hadapan siswa-siswi TK yang kala itu tengah melakukan pelatihan marching band bersama para gurunya.

"Dari hasil penyelidikan, cek TKP, dan pemeriksaan saksi-saksi, kami telah berhasil mengamankan dua pelaku, yang saat ini dalam proses pemeriksaan lebih lanjut oleh Sat Reskrim Polres Tangerang Selatan" katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
Aksi Perampokan di Menteng,...
Aksi Perampokan di Menteng, Korban Kritis Akibat 7 Luka Tusuk
Tiyo Ardianto Dilaporkan...
Tiyo Ardianto Dilaporkan ke Polres Tangsel, Pelapornya Pernah Ngaku-ngaku Punya Gunung Parung
Motif Penculikan Lansia...
Motif Penculikan Lansia 70 Tahun di PIK karena Dendam Asmara Tak Direstui
Polisi Tangkap 2 Pelaku...
Polisi Tangkap 2 Pelaku yang Hendak Culik Lansia di PIK Jakut
Polda Metro: 2 Kasino...
Polda Metro: 2 Kasino Berkedok Timezone Omzetnya Capai Rp2,1 Miliar
Imigrasi Tangkap WNA...
Imigrasi Tangkap WNA Australia Buronan Interpol Kasus Penyelundupan Narkoba
Soal Surat Kadin China...
Soal Surat Kadin China ke Prabowo, DPR Minta Pemerintah Lakukan Evaluasi
Bareskrim Ungkap Modus...
Bareskrim Ungkap Modus Phishing Tools yang Bikin Kerugian Global Rp350 Miliar
Rekomendasi
Gugat Penetapan Capres...
Gugat Penetapan Capres 2014 dan 2019, Bonatua Bawa Novum Baru ke PTUN
Mendag Busan Pastikan...
Mendag Busan Pastikan Harga MinyaKita Tak Jadi Naik
Daftar Microdrama Enemy...
Daftar Microdrama Enemy to Lovers di V+Short, Dari Benci Jadi Cinta
Berita Terkini
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo Setinggi 1 Meter, Kuasa Hukum: Ijazah Jokowi Kembali Menelan Korban
Tegas! Roy Suryo dan...
Tegas! Roy Suryo dan Dokter Tifa Menolak Restorative Justice dalam Kasus Ijazah Jokowi
Siapkan 5.000 Anggota...
Siapkan 5.000 Anggota Baru, DPD Partai Perindo Madiun Optimistis Raih 5 Kursi DPRD
Polda Metro: Penangguhan...
Polda Metro: Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tanggung Jawab Jaksa
Gelar Upacara HUT ke-499...
Gelar Upacara HUT ke-499 di Monas, Pemprov DKI Jakarta Tampilkan Tarian dan Defile OPD
Meriahkan HUT ke-499...
Meriahkan HUT ke-499 Jakarta, 2.000 Anak Ikuti Khitanan Massal Gratis
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved