Dosen AH jadi Otak Perusakan Perumahan Karyawan, 2 Kali Mangkir dari Panggilan Polisi

Minggu, 17 Oktober 2021 - 01:10 WIB
Dosen AH jadi Otak Perusakan Perumahan Karyawan, 2 Kali Mangkir dari Panggilan Polisi
Penyerangan di perumahan karyawan di Desa Pangkalan Baru, Kecamatan Siak Hulu, beberapa waktu lalu. Foto/MPI/Banda Haruddin Tanjung
A A A
KAMPAR - Seorang dosen berinisial AH ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polres Kampar. AH dinilai bertanggungjawab atas kasus penyerbuan rumah karyawan di komplek perumahan PT Langgam Harmoni di Desa Pangkalan Baru, Kecamatan Siak Hulu.

Baca juga: Polisi Tetapkan Tersangka Utama Penyerangan Ratusan Rumah Karyawan Sawit di Kampar

Penyidik terus memburu pelaku, karena sudah dua kali dipanggil polisi, namun tidak hadir. Humas Polres Kampar, AKP Deni Yusra mengatakan, sudah dua kali melakukan pemanggilan terhadap AH. Namun Ketua Koperasi Petani Sawit Makmur (Kopsa-M) tidak mau mengindahkan.





"Jadi kami mau melakukan upaya paksa lagi karena sudah dua kali (AH) tidak hadir," kata Deni Sabtu (16/10/2021). AH yang juga merupakan seorang dosen di salah satu universitas terkemuka di Pekanbaru, dan telah bergelar doktor ini seharusnya koperatif.

Baca juga: Sempat Kabur, Kadis PUPR Musi Banyuasin Ditangkap KPK di Rumah Ibadah

Sementara Polres Kampar menegaskan, bekerja sesuai aturan hukum dalam penanganan kasus pembakaran perumahan tersebut. "Pemanggilan itu sudah diketahui yang bersangkutan. Untuk teknisnya penyidik yang lebih tau," imbuhnya.

Kasat Reskrim Polres Kampar AKP Bery Juana Putra mengatakan, bahwa setelah pihak kepolisian menemukan bukti yang kuat dalam perkara penyerangan itu. Dua orang yang sebelumnya sudah ditetapkan tersangka juga menyatakan bahwa AH lah yang menyuruh ratusan orang untuk mengusir karyawan perusahaan.

"Kepada tersangka kita kenakan Pasal 170 KUHP tentang pengerusakan yang dilakukan secara bersama-sama dan Pasal 335 KUHP tentang pengancaman dengan kekerasan dan pasal 368 pemerasan junto pasal 55 dan 56 KUHP," ucap Bery.
Halaman :
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1359 seconds (10.177#12.26)