Depresi Ditinggal Ibu Meninggal, Warga Tulungagung Ditemukan Gantung Diri di Pohon Jati
Selasa, 31 Agustus 2021 - 11:38 WIB
loading...
ilustrasi
A
A
A
TULUNGAGUNG - WS (55), seorang laki-laki warga Desa Sukoharjo, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung yang pergi tanpa pamit, ditemukan tewas tergantung di atas pohon jati di area perkebunan milik warga setempat, leher WS terjerat kain sarung dengan ujung lain terikat kuat pada dahan jati.
"Diduga bunuh diri," ujar Kapolsek Bandung Polres Tulungagung AKP Alpho Gohan kepada wartawan. WS belum lama ditinggal pergi ibunya. Sekitar sepekan lalu, ibunya meninggal dunia. Mungkin saking sedihnya. Sejak itu, prilaku WS berubah yang mengarah lazimnya orang depresi. "Keterangan keluarga yang bersangkutan seperti depresi setelah ibunya meninggal," kata Alpho.
baca juga: Bupati Cantik Ditangkap Bersama Suami, Rakyat Probolinggo Beri Apresiasi KPK
Pada Sabtu, 28 Agustus, WS tiba-tiba tidak ada di rumah. Di kamarnya tidak ada. Begitu juga di lingkungan sekitar rumah, juga tidak ada. Keluarga menyimpulkan WS pergi tanpa pamit dan langsung dilakukan pencarian. WS ditemukan menyendiri di dalam gua di kawasan hutan yang masih masuk wilayah desa. "Yang bersangkutan langsung dibawa pulang," terang Alpho.
Pada Senin 30 Agustus, WS kembali keluar rumah tanpa pamit. Pencarian kembali dilakukan. Karena di sekitar rumah tidak ada, keluarga memutuskan kembali menyisir kawasan hutan. Di gua tempat WS pernah ditemukan menyendiri, yang bersangkutan juga tidak ada. "Untuk yang kedua kalinya yang bersangkutan pergi tanpa pamit," papar Alpho.
"Diduga bunuh diri," ujar Kapolsek Bandung Polres Tulungagung AKP Alpho Gohan kepada wartawan. WS belum lama ditinggal pergi ibunya. Sekitar sepekan lalu, ibunya meninggal dunia. Mungkin saking sedihnya. Sejak itu, prilaku WS berubah yang mengarah lazimnya orang depresi. "Keterangan keluarga yang bersangkutan seperti depresi setelah ibunya meninggal," kata Alpho.
baca juga: Bupati Cantik Ditangkap Bersama Suami, Rakyat Probolinggo Beri Apresiasi KPK
Pada Sabtu, 28 Agustus, WS tiba-tiba tidak ada di rumah. Di kamarnya tidak ada. Begitu juga di lingkungan sekitar rumah, juga tidak ada. Keluarga menyimpulkan WS pergi tanpa pamit dan langsung dilakukan pencarian. WS ditemukan menyendiri di dalam gua di kawasan hutan yang masih masuk wilayah desa. "Yang bersangkutan langsung dibawa pulang," terang Alpho.
Pada Senin 30 Agustus, WS kembali keluar rumah tanpa pamit. Pencarian kembali dilakukan. Karena di sekitar rumah tidak ada, keluarga memutuskan kembali menyisir kawasan hutan. Di gua tempat WS pernah ditemukan menyendiri, yang bersangkutan juga tidak ada. "Untuk yang kedua kalinya yang bersangkutan pergi tanpa pamit," papar Alpho.
Lihat Juga :