Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Waspada, Kawah Siglagah Gunung Dieng Semburkan Lumpur, Warga Jangan Mendekat

loading...
Waspada, Kawah Siglagah Gunung Dieng Semburkan Lumpur, Warga Jangan Mendekat
Tampak semburan lumpur di Kawah Siglagah, warga diminta waspada dan tidak beraktivitas di area kawah. Foto: Istimewa
BANDUNG - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi meminta masyarakat tidak mendekati dan beraktivitas di sekitar area Kawah Siglagah, Gunung Dieng , Dusun Rejosari, Desa Pranten, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang , Jawa Tengah , pascaterjadinya semburan lumpur di kawah tersebut pada Jumat (30/7/2021) lalu.

Menurut Kepala PVMBG Andiani, imbauan agar masyarakat menjauh dari kawah tersebut untuk menghindari ancaman semburan lumpur dan gas vulkanik konsentrasi tinggi yang dapat membahayakan jiwa. Mengingat sifat dan karakteristik kawah-kawah yang ada di Komplek G. Dieng, di mana saat ini potensi ke arah erupsi freatik.

Baca juga: Tragis, Siswa SMA di Tasikmalaya Tewas Kesetrum, 4 Jarinya Putus

"Di Kawah Siglagah masih bisa terjadi erupsi tanpa didahului oleh peningkatan aktivitas, baik visual maupun kegempaan. Potensi ancaman bahaya berupa semburan material lumpur di sekitar kawah," kata dia dalam keterangan resminya, Minggu (1/8/2021).



Kendati begitu, dia menyebutkan, Kawah Siglagah pascasemburan lumpur, secara visual maupun instrumental tidak teramati gejala yang mengindikasikan perubahan sifat erupsi ataupun peningkatan potensi ancaman bahaya. Tingkat aktivitas G. Dieng ditetapkan pada Level I (Normal).

Baca juga: Kelaparan Babi Hutan Masuk Permukiman Bikin Panik Warga Hambalang Bogor

Data pengamatan dan pemeriksaan kawah Siglagah secara langsung di lapangan pada bulan Juli 2021, teramati hembusan gas berwarna putih tipis hingga tebal. Tekanan gas lemah hingga kuat, tinggi kolom hembusan gas 10 – 30 meter. Suara hembusan gas terdengar sedang hingga kuat.

Sementara pada tanggal 31 Juli 2021 terdengar suara dentuman lemah hingga sedang serta semburan lumpursepanjang kurang lebih 10 meter kearah utara dan tinggi kurang lebih 1 - 3 meter. Sedangkan rekaman kegempaan tanggal 1 hingga 30 Juli 2021 terdiri dari Gempa Tektonik Jauh sebanyak 12 kali, Tektonik Lokal sebanyak 34 kali, dan Vulkanik dalam (VA) sebanyak 12 kali.

Baca juga: Tenggelam saat Bermain di Sungai Citarum, Remaja Putri Ditemukan Tewas

Semburan yang terjadi pada 30 Juli 2021 di Kawah Siglagah tidak didahului oleh kenaikkan gempa-gempa vulkanik yang signifikan, menandakan tidak adanya suplai magma kepermukaan. Semburan yang terjadi lebih diakibatkan oleh over pressure dan aktivitas permukaan.
(nic)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top