Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Perindo DIY Desak Penyaluran Bansos PPKM Darurat Dipercepat

loading...
Perindo DIY Desak Penyaluran Bansos PPKM Darurat Dipercepat
Ketua DPW Perindo DIY, Yuni Astuti mengatakan telah melakukan pengecekan bansos PPKM Darurat. Hasilnya, sebagian besar warga DIY mengaku belum menerima bansos. Foto/Ist
YOGYAKARTA - Ketua DPW Perindo DIY , Yuni Astuti mengatakan telah melakukan random cek berkaitan dengan bantuan sosial (bansos) Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Sebagian besar warga mengaku belum menerima bantuan dari pemerintah.

Baca juga: Perindo DIY Terjunkan 4 Ambulans Tangani Pasien dan Jenazah COVID-19

Sedangkan bantuan yang diterima masih dari tetangga sekitar, serta organisasi seperti jamaah masjid atau gereja. Terlebih lagi masih banyak warga yang melakukan isolasi mandiri (isoman) yang belum tersentuh bansos dari pemerintah.

Baca juga: Ketua Perindo DIY Yuni Astuti Usulkan Sekolah & Kampus Diubah Jadi Shelter Isoman

"Tidak ada kata lain, harusnya bansos segera dicairkan. Mereka sudah menjerit. Kami berharap komitmen serius pemda baik kabupaten maupun pemda DIY," terangnya kepada MNC Portal Indonesia (MPI), Kamis (22/7/2021).

Yuni menjelaskan, pemberlakuan PPKM Darurat berimbas langsung pada masyarakat yang tidak mempunyai gaji pokok seperti PKL, UMKM maupun kelompok marjinal lainnya. Tanpa adanya bansos , sambung Yuni, kesulitan ekonomi semakin terasa di masyarakat.



"Ini kondisi riil di masyarakat. Saya menanyai langsung sejumlah masyarakat di DIY. Jawabannya satu, mereka belum mendapatkan bansos dari pemerintah," tandasnya.

Dia menambahkan, besaran bansos memang tidak bisa untuk hidup selama sebulan. Namun demikian di tengah susahnya mencari nafkah, ada secercah harapan bagi masyarakat untuk bertahan dalam situasi pandemi yang belum jelas kapan akan berakhir ini.

"Presiden sudah menganggarkan bansos ini. Tolong segera dicairkan ke masyarakat di daerah-daerah. Harapannya bisa segera membantu masyarakat dan mengurangi beban kesulitan mereka," tandasnya.

Selain mendesak pencairan bansos, Perindo DIY juga menyediakan ambulans gratis untuk penanganan COVID-19. Setiap hari ambulans Perindo bergerak melakukan evakuasi pasien COVID-19, maupun untuk penguburan warga terpapar COVID-19.



"Semua dilakukan untuk gerakan kemanusiaan di masa pandemi ini. Semoga pandemi segera berakhir," ujarnya.
(shf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top