Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Ada Lonjakan Kasus COVID-19 di Kabupaten Simalungun, Anggota DPRD Berang

loading...
Ada Lonjakan Kasus COVID-19 di Kabupaten Simalungun, Anggota DPRD Berang
Data pasien terkonfirmasi dan kematian akibat COVID-19 di Kabupaten Simalungun, Selasa (20/7/2021). Foto/Ist.
SIMALUNGUN - Kasus penularan dan kematian akibat COVID-19 di Kabupaten Simalungun, dalam empat hari terakhir yakni 17-20 Juli 2021, menunjukkan adanya peningkatan. Kematian akibat COVID-19 mencapai delapan kasus, sedang total positif COVID-19 sebanyak 148 kasus.

Baca juga: Hari Ini PPKM Darurat Berakhir, Gubernur Khofifah: Tunggu Pemerintah Pusat

Berdasarkan data dari Satgas COVID-19 Kabupaten Simalungun, angka kematian akibat COVID-19 tertinggi terjadi pada Senin (19/7/2021), yakni ada sebanyak empat kasus. Sedangka untuk yang terkonfirmasi COVID-19 , tertinggi pada Minggu (18/7/2021), yakni sebanyak 12 kasus.Setiap harinya, rata-rata adan 2-4 kasus baru COVID-19 di Kabupaten Simalungun.



Humas Satgas COVID-19 Kabupaten Simalungun, Akmal H. Siregar mengatakan, angka kematian dan terkonfirmasi COVID-19 yang dicatatkan dalam data tidak seluruhnya di Kabupaten Simalungun. "Meski dirawat atau meninggal di luar daerah, tetap harus dicatatkan dalam data Satgas COVID-19 Kabupaten Simalungun," ujar Akmal.

Baca juga: Madina Gempar, Hendak Disembelih untuk Kurban Sapi Ngamuk Tendang Penyembelihnya



Wakil Ketua DPRD Kabupaten Simalungun, Sastra J. Sirait mengaku prihatin dengan peningkatan kasus COVID-19 di Kabupaten Simalungun, baik kasus kematian maupun positif COVID-19 baru.

"Saya prihatin, sudah berulang kali Satgas COVID-19 yang diketuai Bupati Simalungun, Radiapoh H. Sinaga diingatkan untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan di tengah-tengah masyarakat. Namun sepertinya diabaikan, karena terbukti terus terjadi peningkatan kasus, bahkan ada 12 kasus baru dalam sehari," tegasnya.

Baca juga: Tangis Pecah di Depan Gereja Katolik Saat Napi dan Sipir Gelar Salat Idul Adha Berjamaah

Sastra berharap, Bupati Simalungun, Radiapoh H. Sinaga turun tangan langsung sebagai ketua Satgas COVID-19 seperti yang dilakukan pada era kepemimpinan Bupati Simalungun, JR Saragih. Sehingga diharapkan penanggulangan kasus COVID-19 , terutama penerapan prokes di tengah masyarakat bisa optimal dipatuhi masyarakat.



Dia juga mengaku heran dengan kebijakan Bupati Simalungun, Radiapoh H. Sinaga yang masih saja melakukan kegiatan-kegiatan yang menimbulkan kerumunan massa di tengah pandemi COVID-19 yang belakangan semakin parah, dengan melakukan kegiatan gotong royong, dan kegiatan lainnya.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top