Pemprov Jabar Belum Cairkan Insentif Tenaga Medis COVID-19
Rabu, 27 Mei 2020 - 11:48 WIB
loading...
Para tenaga kesehatan yang terus bertugas pada masa pandemi saat ini. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
BANDUNG - Janji Pemprov Jawa Barat memberikan insentif kepada para tenaga medis yang tengah berjuang menangani pasien COVID-19 belum terealisasi. Pemprov berdalih masih menunggu standar dan mekanisme penyaluran.
Sekretaris sekaligus Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-9 Jabar, Daud Achmad menjelaskan, ada berbagai sumber insentif bagi para tenaga medis , dari pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota.
Meski sumbernya berasal dari banyak pintu, namun Daud menyatakan bahwa para tenaga medis hanya diperbolehkan menerima insentif dari salah satu pintu tersebut.
"Walaupun seorang tenaga kesehatan hanya boleh menerima satu jenis insentif, itu aturannya diambil yang lebih besar," kata Daud, Rabu (27/5/2020).
(Baca: Insentif Tenaga Medis Ditambah, Gaji Dokter hingga Rp15 Juta/Bulan)
Sekretaris sekaligus Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-9 Jabar, Daud Achmad menjelaskan, ada berbagai sumber insentif bagi para tenaga medis , dari pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota.
Meski sumbernya berasal dari banyak pintu, namun Daud menyatakan bahwa para tenaga medis hanya diperbolehkan menerima insentif dari salah satu pintu tersebut.
"Walaupun seorang tenaga kesehatan hanya boleh menerima satu jenis insentif, itu aturannya diambil yang lebih besar," kata Daud, Rabu (27/5/2020).
(Baca: Insentif Tenaga Medis Ditambah, Gaji Dokter hingga Rp15 Juta/Bulan)
Lihat Juga :